Pemkot Bengkulu Bedah 58 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini

  • 24 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Tahun ini, sebanyak 58 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ditargetkan mendapat bantuan perbaikan yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Bengkulu.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kota Bengkulu, Lepi Nurseha, mengatakan penerima bantuan telah dipetakan berdasarkan hasil verifikasi di lapangan agar program tepat sasaran. Menurutnya, rumah yang menjadi prioritas adalah bangunan dengan kondisi kerusakan cukup berat dan membutuhkan perbaikan agar lebih aman untuk ditempati.

“Untuk tahun ini ada alokasi untuk 58 unit rumah yang akan dibedah di berbagai kelurahan di Kota Bengkulu. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kualitas hidup, serta memberikan rasa aman bagi keluarga yang menempatinya," ujarnya, Senin 24 Agustus 2026.

Rumah yang masuk dalam program diprioritaskan berdasarkan tingkat kerusakannya. Bangunan dengan kondisi yang cukup berat dan dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan menjadi perhatian utama untuk mendapatkan bantuan.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap masyarakat penerima tidak lagi tinggal di rumah dengan kondisi yang membahayakan atau tidak sehat. Perbaikan dilakukan agar hunian menjadi lebih kokoh dan memberikan rasa aman bagi penghuni.

Program bedah rumah juga diharapkan mampu membantu mengurangi beban masyarakat kurang mampu. Dengan adanya bantuan perbaikan, warga tidak perlu menanggung seluruh biaya renovasi rumah yang membutuhkan penanganan cukup besar.

Dinas Perkim memastikan proses penentuan rumah penerima dilakukan melalui pendataan dan verifikasi sehingga bantuan dapat diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah Kota Bengkulu juga meminta dukungan dari pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut, dukungan diperlukan agar proses perbaikan rumah dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan tidak mengalami kendala di lapangan.

Pemkot Bengkulu berharap program ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan penerima yang semakin luas. Dengan demikian, secara bertahap jumlah rumah tidak layak huni di Kota Bengkulu dapat ditekan.

Bagi masyarakat penerima, bantuan bedah rumah diharapkan bukan hanya memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Program ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang masih menghadapi keterbatasan dalam memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....