Kerajinan Kerang Bengkulu Jadi Cenderamata Bernilai Ekonomi

  • 18 Agt 2026 15:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kota Bengkulu memiliki garis pantai sepanjang 15 kilometer yang membentang indah. Selain menyimpan pesona bahari yang memikat, kawasan pesisir ini juga memiliki wadah kreativitas lokal berupa usaha kerajinan kerang dan pernak-pernik pesisir.

Usaha yang telah berjalan selama hampir enam tahun ini menjadi andalan souvenir wisatawan sekaligus penopang ekonomi keluarga pengrajinnya. Sentra kerajinan ini menyediakan berbagai produk berkualitas tinggi, mulai dari bahan filter akuarium hingga hiasan estetis yang dipasarkan secara langsung di toko.

Belum lagi permintaan pasar terhadap kerajinan ini, datang dari berbagai penjuru, mulai dari masyarakat lokal Bengkulu hingga pembeli luar daerah. Keberagaman jenis kerang yang diolah menjadi berbagai hasil kerajinan menarik ini tersedia dengan harga yang sangat terjangkau. Mulai dari dari Rp25.000 hingga Rp160.000 untuk jenis tertentu.

Di balik kesuksesan produknya, kerajinan yang dirintis Susilawati terus berkembang. Susilawati mengungkapkan alasan perubahan strategi pemasarannya, dulu jualan online via Facebook tapi sekarang offline atau nunggu toko saja karena proses nya cukup rumit.

“Nilai ekonomis ini dianggap sangat sepadan, mengingat ketelitian tinggi dalam proses pembuatannya sendiri secara manual,” ujarnya pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Susilawati menjelaskan, bahwa kerajinan kerang ini tidak langsung dibuatnya sendiri, melainkan hanya membeli kerang dari Sibolga dan Enggano. Lalu kerang tersebut diserahkan ke pengrajin untuk diolah menjadi sebuah kerajinan kerang.

“Walaupun pendapatan harian seringkali tidak menentu atau sangat bergantung pada musim-musim tertentu, tetapi bisnis kerajinan ini terus bertahan sebagai penggerak ekonomi keluarga,” katanya.

Sementara salah seorang pembeli Nita mengungkapkan kepuasannya terhadap kualitas produk yang dipasarkan oleh pengrajin lokal tersebut. Dimana pembuatannya sangat rapi, dan cangkangnya juga tidak tajam. Bahkan yang paling utama lagi, produk ini tidak berbau amis.

“Harga yang di tawarkan juga sangat sepadan, Mengingat kerajinan ini dibuat secara manual (handmade) dan membutuhkan ketelitian tinggi, harganya tergolong terjangkau.

Nita menambahkan, Keberadaan sentra kerajinan milik Susilawati ini terbukti mampu melestarikan potensi kekayaan laut Bengkulu sekaligus meningkatkan daya tarik wisata bagi para pendatang.

“Kerajinan kerang ini sangat merepresentasikan budaya lokal Saat melihat bentuk dan ornamen kerangnya, wisatawan langsung teringat pada karakter khas pantai,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....