Renovasi Taman Remaja Dipertanyakan, Awal Agustus Belum Ada Tanda Pembangunan

  • 10 Agt 2026 15:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Rencana renovasi Taman Remaja di kawasan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, yang sebelumnya disebut akan dimulai pada awal Agustus 2026, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pelaksanaan.

Padahal, pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan masyarakat dan pedagang di sekitar kawasan Taman Remaja untuk membahas rencana pembenahan tersebut. Namun, memasuki pertengahan Agustus, aktivitas pembangunan maupun persiapan renovasi belum terlihat di lokasi.

Salah seorang warga sekitar, Mus, mendukung rencana renovasi Taman Remaja. Namun, ia berharap pemerintah tetap mempertahankan pepohonan yang ada agar kawasan tersebut tidak kehilangan suasana asri.

Menurutnya, pembenahan dapat difokuskan pada sejumlah fasilitas yang memang dibutuhkan masyarakat, seperti lapangan senam, area parkir, perbaikan jalan, hingga penerangan.

“Kalau ingin kelihatan rapi, pohonnya tidak perlu ditebang semua supaya suasana taman tetap asri. Parkiran juga harus segera direnovasi agar pengunjung bisa beraktivitas dan berbelanja di sekitar taman dengan lebih nyaman,” ujarnya, Senin, 10 Agustus 2026.

Hal senada disampaikan pedagang di kawasan tersebut, Ristika Agustiani. Ia mengaku hingga kini belum melihat adanya aktivitas pembangunan maupun persiapan renovasi di Taman Remaja.

Dikatakan Ristika, kondisi kawasan yang semakin sepi turut berdampak terhadap pendapatan pedagang. Di sisi lain, para pedagang juga belum memperoleh kepastian mengenai keberlangsungan aktivitas mereka jika renovasi nantinya benar-benar dimulai.

“Untuk pembangunan di Taman Remaja ini belum terlihat sama sekali. Pemerintah bilang akan membangun mulai awal Agustus, tetapi sampai sekarang belum ada pembangunan. Belum ada solusi dari pemerintah untuk para pedagang. Kalau renovasi dimulai, pedagang akan dipindahkan atau bagaimana, kami belum tahu,” katanya.

Lebih lanjut Ristika berharap renovasi nantinya tidak hanya memperbaiki kondisi fisik kawasan, tetapi juga memberikan ruang yang lebih baik bagi masyarakat dan pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas di sekitar Taman Remaja.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Deni, meminta pemerintah tetap mempertahankan kondisi alami kawasan dalam proses pembenahan. Menurutnya, keberadaan pepohonan merupakan salah satu daya tarik Taman Remaja yang perlu dipertahankan.

Selain penataan kawasan, Deni berharap pemerintah memperhatikan fasilitas pendukung bagi pengunjung, seperti tempat sampah, toilet umum, dan keran air.

“Perbanyak kotak sampah supaya sampah di sekitar taman tidak berserakan. Sediakan juga toilet umum dan keran cuci tangan, jadi pengunjung lebih nyaman kalau datang ke sini,” ungkapnya.

Penulis : Nida Khofiyya, Mahasiswa Magang UINFAS Bengkulu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....