Puncak Global Tiger Day 2026 di Bengkulu Gaungkan Semangat Konservasi Harimau

  • 02 Agt 2026 02:47 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.Id, Rejang Lebong – Puncak peringatan Global Tiger Day tingkat Provinsi Bengkulu digelar di kawasan Hutan Madapi, Kabupaten Rejang Lebong, pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Lingkar Inisiatif Indonesia Bengkulu bersama TigerHeart, Harimau Kita dan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) sebagai upaya mengampanyekan pelestarian Harimau Sumatra dan habitatnya.

Rangkaian kegiatan dibuka pada Jumat 31 Juli 2026 melalui malam keakraban yang mempertemukan pegiat konservasi, komunitas, pelajar, relawan, dan masyarakat. Suasana kebersamaan tersebut dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai kondisi terkini Harimau Sumatra di Bengkulu serta tantangan yang dihadapi dalam upaya konservasi.

Ketua Yayasan Lingkar Inisiatif Indonesia Bengkulu, Iswahyudi mengatakan peringatan Global Tiger Day harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap satwa liar yang menjadi kebanggaan Indonesia. "Global Tiger Day bukan hanya seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa menjaga harimau berarti menjaga hutan, sumber air, dan masa depan lingkungan hidup," ujar Iswahyudi.

Menurut Iswahyudi, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci dalam membangun gerakan konservasi yang berkelanjutan. Karena itu, berbagai kegiatan yang dikemas secara edukatif diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap alam sejak dini.

Kepala Seksi Pengelola BBTNKS, Nur Hamidi, mengatakan Harimau Sumatra merupakan spesies kunci yang keberadaannya sangat menentukan keseimbangan ekosistem hutan. "Dukungan masyarakat, komunitas, dunia pendidikan, dan semua pihak sangat diperlukan agar habitat harimau tetap lestari dan ancaman terhadap satwa ini dapat ditekan," kata Nur Hamidi.

Usai sesi edukasi, peserta mengikuti malam akustik yang berlangsung di tengah suasana alami Hutan Madapi. Seluruh peserta kemudian bermalam bersama sebagai bentuk pengalaman langsung menikmati sekaligus mengenal kawasan konservasi.

Memasuki hari kedua pada Sabtu, 1 Agustus 2026, kawasan Hutan Madapi dipadati ratusan siswa TK dan PAUD yang datang bersama orang tua serta guru. Mereka mengikuti lomba mewarnai bertema konservasi Harimau Sumatra sebagai media edukasi lingkungan sejak usia dini.

Anak-anak tampak antusias menuangkan kreativitas melalui berbagai warna dan gambar yang menggambarkan harimau beserta habitatnya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan pentingnya menjaga satwa liar dengan pendekatan yang menyenangkan.

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba poster dan lomba video kreatif bertema konservasi Harimau Sumatra. Kompetisi tersebut diikuti pelajar, mahasiswa, dan komunitas kreatif sebagai wadah menyampaikan pesan pelestarian melalui karya visual dan media digital.

Panitia berharap karya-karya yang dihasilkan mampu menjadi sarana kampanye konservasi yang menjangkau masyarakat lebih luas. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga mendorong lahirnya ide-ide kreatif dalam mengajak masyarakat mencintai alam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba jelajah alam yang diikuti kelompok remaja pecinta alam dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Peserta menyusuri kawasan hutan Mahoni, Damar, dan Pinus yang merupakan bagian dari kawasan konservasi sambil mempelajari keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis hutan.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, penyelenggara berharap semangat kolaborasi dalam menjaga Harimau Sumatra terus tumbuh di tengah masyarakat. Peringatan Global Tiger Day 2026 di Bengkulu diharapkan menjadi pengingat bahwa kelestarian harimau hanya dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi nyata seluruh pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....