Pengajuan Lelang Aset Daerah di Bengkulu Masih Minim, 2 Pemda Ajukan Permohonan
- 31 Jul 2026 18:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu mencatat hingga semester pertama 2026 baru dua pemerintah daerah yang mengajukan permohonan lelang aset. Kedua daerah tersebut adalah Pemerintah Kabupaten Seluma dan Pemerintah Kabupaten Mukomuko.
Dari pelaksanaan lelang tersebut, nilai pokok lelang yang menjadi pendapatan pemerintah daerah mencapai Rp126,3 juta. Sementara itu, KPKNL Bengkulu memperoleh bea lelang atau balas jasa lelang sebesar Rp34,8 juta.
Kepala KPKNL Bengkulu, Bagus Kurniawan, menjelaskan masih minimnya pengajuan lelang aset disebabkan setiap pelaksanaan lelang harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari kepala daerah. Meski demikian, pihaknya memperkirakan jumlah permohonan lelang akan meningkat pada semester kedua tahun 2026 seiring selesainya proses administrasi di sejumlah pemerintah daerah.
Di sisi lain, jumlah Barang Milik Negara (BMN) yang tercatat di Provinsi Bengkulu saat ini mencapai 1.191.146 item. Aset tersebut meliputi tanah, kendaraan, gedung dan bangunan, serta berbagai aset negara lainnya dengan total nilai mencapai Rp31,51 triliun yang masih dapat berubah seiring adanya pengadaan maupun penghapusan aset.
Kinerja penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pengelolaan aset BMN juga menunjukkan tren positif hingga akhir Juni 2026. Realisasi PNBP meningkat dari Rp2,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp3,58 miliar pada tahun ini.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada sektor lelang yang justru mengalami penurunan penerimaan. Hingga akhir Juni 2026, PNBP dari sektor lelang tercatat sebesar Rp465 juta, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp694 juta akibat aktivitas lelang yang belum sepenuhnya pulih.
Selain melaksanakan lelang, KPKNL Bengkulu juga terus melakukan penilaian terhadap pemindahtanganan aset milik pemerintah daerah untuk memastikan nilai aset sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, sebanyak 843 objek telah dinilai dengan total nilai mencapai Rp1,259 triliun, yang terdiri atas 762 objek di Kabupaten Bengkulu Tengah dan 81 objek di Kota Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....