DLHK Bengkulu Selatan Ajak Masyarakat Selalu Waspada Karhutla
- 31 Jul 2026 16:27 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Selatan - Memasuki puncak musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi serius Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Tidak adanya hujan membuat vegetasi dan lahan menjadi lebih kering sehingga sangat mudah terbakar.
Maka dari itu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kabid Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan Kabupaten Bengkulu Selatan Yopi Apriani, menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam upaya pencegahan karhutla. Pasalnya, banyak kasus kebakaran yang berawal dari aktivitas manusia, baik disengaja maupun akibat kelalaian.
Salah satu kebiasaan yang masih sering ditemukan adalah membuka lahan dengan cara membakar. Cara tersebut memang dianggap lebih cepat dan murah, namun memiliki risiko yang sangat besar, terutama ketika dilakukan pada musim kemarau.
Api yang awalnya hanya digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan mudah merambat ke kawasan lain apabila tertiup angin. Dalam waktu singkat, kobaran api dapat meluas hingga menghanguskan kebun, hutan, bahkan mengancam permukiman warga.
"Sebagian besar kebakaran hutan dan lahan sebenarnya dapat dicegah. Apabila masyarakat memiliki kepedulian dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api,” ujar Yopi Apriani kepada RRI Jumat 31 Juli 2026.
Maka dari itu masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau. Apabila karena kondisi tertentu pembakaran tidak dapat dihindari, masyarakat diminta melakukannya secara terkendali dengan pengawasan ketat.
Langkah yang disarankan adalah membuat sekat atau pembatas di sekeliling area yang akan dibakar. Sekat tersebut berfungsi mencegah api keluar dari lokasi pembakaran sehingga tidak menyebar ke lahan lain.
Selain itu, masyarakat juga diminta selalu menyiapkan alat pemadam sederhana seperti air atau peralatan lain yang dapat digunakan apabila api mulai sulit dikendalikan. Meski adanya langkah antisipasi masyarakat tetap tidak boleh lengah, karena ancaman kebakaran selalu ada selama musim kemarau.
“Meski begitu sebisa mungkin kita tidak usah membakar sampah atau membakar lahan tidak usah dulu untuk saat ini. Karena selama musim kemarau ini ancaman kebakaran selalu mengintai,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....