Pemprov Bengkulu Kebut Perbaikan 24 Km Jalan

  • 22 Sep 2026 07:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mengerjakan sejumlah ruas jalan strategis pada September 2026. Total panjang jalan yang saat ini dalam proses pengerjaan mencapai sekitar 24 kilometer dan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Sejumlah ruas yang diperbaiki di antaranya Jalan Seluma-Padang Serai sepanjang sekitar tujuh kilometer dan jalan strategis Kepahiang menuju Empat Lawang sepanjang dua kilometer. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mendukung kelancaran konektivitas serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Pengerjaan juga dilakukan pada ruas Jalan Lais-Argamakmur sepanjang lebih dari 10 kilometer serta ruas jalan di Kabupaten Lebong, tepatnya kawasan Talang Ratu, sepanjang sekitar lima kilometer. Program tersebut turut menyasar sejumlah ruas di Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, hingga Jalan Kalimantan di Kota Bengkulu.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengatakan pengerjaan sejumlah ruas jalan tersebut terus dipercepat agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung aktivitas ekonomi.

Untuk Kabupaten Kaur, khususnya wilayah Padang Guci, pengerjaan yang sempat terkendala pembatalan lelang tetap dilakukan melalui skema pemeliharaan berkala. Sementara itu, pembangunan jalan di Kabupaten Mukomuko masih menunggu proses pergeseran anggaran.

Khusus Kota Bengkulu, Pemprov menyiapkan pekerjaan peninggian jalan sepanjang sekitar 600 hingga 800 meter, sementara proses e-katalog untuk ruas Tugu Polwan hingga Jembatan Tanjung Agung masih dipercepat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang dinilai penting bagi mobilitas masyarakat.

Pemprov Bengkulu menargetkan seluruh pekerjaan jalan yang saat ini berjalan dapat diselesaikan sebelum masa kontrak berakhir pada 30 Desember 2026. Percepatan pekerjaan diharapkan segera memberikan dampak terhadap kelancaran transportasi, konektivitas antardaerah, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....