Global Tiger Day, Lingkar Inisiatif dan Tiger Heart Intensifkan Patroli
- 29 Jul 2026 07:55 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Peringatan Global Tiger Day 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian harimau sumatra yang populasinya terus menghadapi tekanan. Berbagai ancaman seperti perburuan liar, pemasangan jerat, dan kerusakan habitat masih menjadi tantangan utama dalam upaya konservasi satwa dilindungi tersebut.
Koordinator Sementara Tiger Heart Bengkulu, Fajrimus Bima Putra, mengatakan pihaknya bersama Lingkar Inisiatif terus melakukan berbagai langkah nyata untuk menjaga populasi harimau di Provinsi Bengkulu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah patroli rutin ke kawasan hutan yang menjadi habitat harimau sumatra.
"Kami rutin menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan patroli di kawasan habitat harimau di Bengkulu. Selain memantau keberadaan dan kondisi harimau, kami juga melaksanakan aksi sapu jerat dengan membersihkan jerat-jerat yang masih sengaja dipasang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Fajrimus, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurutnya, keberadaan jerat menjadi ancaman serius karena tidak hanya membahayakan harimau sumatra, tetapi juga satwa liar lain yang hidup di kawasan hutan. Jerat yang dipasang tanpa pandang bulu dapat menyebabkan luka, kematian, hingga mengganggu keseimbangan ekosistem.
Fajrimus mengungkapkan populasi harimau sumatra di Bengkulu saat ini diperkirakan hanya berkisar 25-40 ekor saja. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kondisi spesies ini masih sangat rentan dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
"Angka ini mencerminkan kondisi yang sangat serius karena harimau berada di ambang kepunahan jika ancaman seperti perburuan, jerat, dan kerusakan habitat tidak segera dihentikan. Jadi kami lakukan pemasangan kamera dan pemantauan atas kondisi terkini harimau," katanya.
Ia menegaskan bahwa pelestarian harimau tidak dapat dilakukan oleh lembaga konservasi atau pemerintah saja. Menurutnya, keberhasilan menjaga satwa dilindungi sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam melindungi habitat serta menghentikan praktik perburuan dan pemasangan jerat.
"Harimau adalah satwa kunci yang menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga habitatnya, tidak memasang jerat, dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas perburuan maupun perdagangan satwa liar yang dilindungi," kata Fajrimus.
Peringatan Global Tiger Day yang diperingati setiap 29 Juli diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya konservasi harimau sumatra. Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi konservasi, aparat penegak hukum, dan masyarakat, keberadaan harimau di Bengkulu diharapkan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....