Proses Belajar di SMPN 19 Bengkulu Tetap Berjalan Pasca kebakaran

  • 25 Jul 2026 06:58 WIB
  •  Bengkulu

‎‎RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu memastikan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu tetap berlangsung normal meski tujuh ruangan sekolah hangus terbakar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu meminta pihak sekolah mengatur pelaksanaan pembelajaran agar seluruh siswa tetap mendapatkan hak belajar tanpa terganggu.

‎Kepala Dinas Dikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan proses belajar mengajar tetap dilaksanakan seperti biasa dengan memanfaatkan ruangan yang masih dapat digunakan. Menurutnya, pihak sekolah diminta segera melakukan penyesuaian jadwal maupun penggunaan ruang agar kegiatan pendidikan tetap berjalan efektif.

‎"Kami memastikan proses pembelajaran tetap dilakukan seperti biasa. Pihak sekolah diminta mengatur pelaksanaannya sehingga para siswa tetap bisa menerima pelajaran," ujar Ilham, Jumat 24 Juli 2026.

‎Berdasarkan data, sebanyak tujuh ruangan terdampak kebakaran, terdiri dari enam ruang kelas dan satu gudang. Pemerintah Kota Bengkulu juga akan melakukan pendataan terhadap kerusakan sebagai dasar penanganan dan perbaikan fasilitas sekolah.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu, Yuliansyah, menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari percikan api akibat aktivitas pembakaran di luar lingkungan sekolah. Percikan tersebut diduga menyambar bagian bangunan yang mudah terbakar, termasuk plafon gedung, hingga api dengan cepat membesar.

‎Begitu menerima laporan, petugas Damkar langsung menuju lokasi dan melakukan lokalisasi untuk mencegah api merembet ke bangunan lainnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. ‎Peristiwa kebakaran terjadi setelah seluruh siswa selesai mengikuti kegiatan belajar dan telah pulang, sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

‎Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran. Sementara jumlah kerugian material yang dialami sekolah masih dalam proses pendataan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....