Penyaluran Dana Desa Tahap Pertama di Bengkulu Capai Rp160,39 Miliar
- 04 Jul 2026 20:15 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Provinsi Bengkulu hingga awal Juli 2026 telah mencapai Rp160,39 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada 1.334 desa dari total 1.341 desa yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, mengatakan masih terdapat tujuh desa yang belum mencairkan Dana Desa tahap pertama. Desa-desa tersebut terdiri atas satu desa di Kabupaten Rejang Lebong dan enam desa di Kabupaten Lebong.
Menurut Irfan, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus mendorong percepatan penyaluran agar seluruh desa dapat segera menerima haknya. Penyelesaian administrasi menjadi salah satu faktor penting yang harus dipenuhi sebelum proses pencairan dilakukan.
Sementara itu, penyaluran Dana Desa tahap kedua saat ini masih berada pada tahap persiapan. Pemerintah desa di masing-masing daerah tengah melengkapi berbagai dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Mayoritas pemerintah kabupaten di Provinsi Bengkulu juga menunjukkan kinerja yang positif dalam penyaluran Dana Desa tahap pertama. Tercatat sebanyak tujuh dari sembilan kabupaten telah berhasil menyalurkan Dana Desa tahap pertama kepada seluruh desa di wilayahnya atau mencapai 100 persen.
Keberhasilan tersebut menunjukkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mengelola proses penyaluran anggaran. Pemerintah berharap daerah yang masih memiliki kendala dapat segera menyelesaikan persyaratan administrasi agar tidak terjadi keterlambatan penyaluran.
Pemerintah optimistis penyaluran Dana Desa tahap kedua dapat berjalan tepat waktu setelah seluruh persyaratan dipenuhi. Dana Desa diharapkan mampu mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga di seluruh desa di Provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....