Kuota Pelatihan Kerja Dukungan APBN Bengkulu Utara Berkurang
- 09 Jun 2026 13:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara saat ini tengah melaksanakan program pelatihan kerja yang didanai melalui APBD tahun 2026. Sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam 5 kelas keterampilan.
Kepala Disnakertrans Bengkulu Utara, Sutrino mengatakan 5 pelatihan tersebut meliputi bidang merias, membuat kue, menjahit, servis kendaraan ringan, dan operator komputer. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas peluang kerja.
"Untuk pelatihan kerja dari APBD sekarang sedang berjalan ya. Ada 5 kelas yang saat ini sedang diikuti," ucapnya.
Selain program yang bersumber dari APBD, Disnakertrans juga mendapatkan tambahan kuota pelatihan dari APBN. Saat ini pendaftaran peserta masih dibuka untuk 3 kelas pelatihan, yaitu membuat kue, menjahit, dan operator komputer.
Masing-masing dari kelas tersebut disediakan untuk 16 peserta. Sehingga total kuota yang tersedia dari program APBN berjumlah 48 orang.
"Latihan kerja dari APBN ada juga, saat ini masih proses pembukaan pendaftaran. Ada 3 kelas yang bisa diikuti oleh masyarakat," katanya.
Kepala Disnakertrans Bengkulu Utara, Sutrino menjelaskan jumlah kuota pelatihan kerja APBN tersebut jauh lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 kuota pelatihan dari pemerintah pusat dapat mencapai 80 peserta.
Penurunan jumlah kuota tersebut disebabkan adanya kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat. Sehingga alokasi program pelatihan untuk daerah menjadi lebih terbatas.
"Namun untuk jumlah kuota pelatihan kerja dari APBN ini berkurang. Kalau tahun sebelumnya ada lebih dari 3 kelas pelatihan yang dibuka," ujarnya.
Meski kuota pelatihan dari pemerintah pusat mengalami penurunan akibat efisiensi anggaran. Program peningkatan kompetensi tenaga kerja tetap dilaksanakan untuk mempersiapkan masyarakat memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....