Inovasi GEMA 24 Antar SMPN 24 Bengkulu untuk Bidik Juara
- 05 Jun 2026 13:36 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Semangat berinovasi terus tumbuh di sekolah-sekolah Kota Bengkulu seiring program Pemerintah Kota yang dikomandoi Walikota Dedy Wahyudi mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui lomba inovasi sekolah. Salah satu yang kembali mencuri perhatian adalah SMP Negeri 24 Kota Bengkulu dengan program unggulannya, GEMA 24 (Gerakan Edukasi Multidimensi Berkarakter 24).
Kepala SMP Negeri 24 Kota Bengkulu, Widiarty, ST mengatakan, sekolah yang dipimpinnya memiliki pengalaman manis dalam ajang tersebut. Pada tahun 2024, SMPN 24 berhasil meraih juara pertama melalui inovasi penggunaan aplikasi ZipGrade yang membantu guru mengoreksi hasil ujian secara lebih cepat, akurat, dan efisien dibandingkan metode konvensional.
Berbekal keberhasilan itu, menurutnya, tahun ini SMPN 24 kembali tampil dengan inovasi baru yang lebih berfokus pada pembentukan karakter peserta didik. Dimana melalui GEMA 24, sekolah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
"Program tersebut terbagi dalam beberapa pilar utama. Pada pilar nalar, siswa dibiasakan mengikuti kegiatan seperti Beraksi, Ayatku Catatanku, hingga Harmoni Hari Jumat yang bertujuan mengasah kemampuan berpikir, literasi, serta memperkuat nilai-nilai spiritual. Sementara pada pilar alam, sekolah mengembangkan budaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui program Kamis Sehat, Zero Waste School, komposter, serta keranjang pilah sampah," ujar Widiarty pada Jumat, 5 Juni 2026.
Tidak hanya berorientasi pada akademik, ia menyampaikan, GEMA 24 juga menekankan pembentukan akhlak dan perilaku positif siswa. Apalagi setiap pagi peserta didik dibiasakan melaksanakan salat dhuha, membaca Al-Qur’an, serta melaporkan perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an kepada orang tua.
"Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi pendidikan antara sekolah dan keluarga dalam membangun karakter generasi muda," katanya.
| Baca juga: Pemkot Bengkulu Hidupkan Kembali Poskamling |
Di bidang lingkungan, dia menjelaskan, SMPN 24 turut mengembangkan program Adiwiyata dengan mengajak siswa menjadikan sampah sebagai bagian dari pembelajaran. Untuk sampah organik diolah menjadi pupuk melalui komposter, sementara sampah anorganik dipilah dan disalurkan ke bank sampah.
"Selain menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan asri, program tersebut juga memberikan nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan sekolah dan siswa," ucapnya.
Lebih lanjut Widiarti mengaku optimistis inovasi yang dikembangkan sekolahnya mampu kembali bersaing di ajang lomba inovasi tingkat Kota Bengkulu. Mengingat meski, setiap sekolah memiliki keunggulan masing-masing, namun SMPN 24 memilih fokus pada penguatan karakter, kepedulian lingkungan, dan pembentukan akhlak peserta didik sebagai fondasi utama pendidikan.
“Harapan kami, SMP Negeri 24 Kota Bengkulu dapat terus berkembang, sejajar dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya, serta menjadi sekolah percontohan bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitar. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya melahirkan siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan,” tutur Widiarty.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....