Pemkot Bengkulu Akan Gelar Festival Syarafal Anam

  • 05 Agt 2026 09:00 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu akan menggelar Festival Syarafal Anam 2026 sebagai upaya melestarikan seni budaya Islam tradisional sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah. Festival yang mengusung tema “Harmoni Tradisi dan Inovasi” ini dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 di Taman Budaya Kota Bengkulu.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan melalui Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu. Festival ini diproyeksikan menjadi ruang pelestarian sekaligus pengembangan kesenian Syarafal Anam agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan penyelenggaraan Festival Syarafal Anam tahun ini dirancang dengan memadukan nilai-nilai tradisi yang tetap autentik dengan sentuhan inovasi agar lebih menarik bagi masyarakat, khususnya kalangan muda. Menurutnya, Syarafal Anam merupakan warisan budaya yang memiliki nilai religius, sosial, dan historis yang kuat bagi masyarakat Bengkulu, oleh karena itu, pelestarian kesenian tersebut tidak cukup hanya dilakukan melalui pertunjukan, tetapi juga melalui edukasi dan keterlibatan generasi penerus.

"Kesenian Syarafal Anam bukan sekadar ketukan rebana dan lantunan puji-pujian, melainkan identitas kultural yang merekatkan kebersamaan masyarakat Kota Bengkulu. Melalui tema Harmoni Tradisi dan Inovasi, kami ingin menularkan semangat pelestarian ini kepada anak-anak muda agar mereka bangga terhadap akar budayanya sendiri," ujar Nina, Rabu 5 Agustus 2026.

Festival Syarafal Anam 2026 akan menghadirkan beragam rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif. Masyarakat akan diajak mengenal lebih dalam sejarah, filosofi, serta perkembangan kesenian Syarafal Anam melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Agenda festival diawali dengan Kajian Workshop yang menghadirkan ruang diskusi mengenai sejarah, nilai-nilai filosofis, serta strategi pelestarian Syarafal Anam di tengah perkembangan zaman. Selain itu, akan digelar Harmoni Syarafal Anam, yakni pertunjukan utama yang menampilkan perpaduan ketukan rebana besar dengan lantunan syair-syair Islami yang menjadi ciri khas kesenian tersebut.

Pengunjung juga dapat menikmati Pameran Tradisi yang menampilkan berbagai budaya, busana adat, dokumentasi sejarah, hingga informasi mengenai perjalanan Syarafal Anam sebagai salah satu kekayaan budaya Bengkulu. Untuk memperkenalkan nilai-nilai adat yang masih terjaga, festival turut menghadirkan Prosesi Adang Gala dan Prosesi Napa, dua rangkaian upacara adat yang menggambarkan tradisi penyambutan tamu dan penghormatan dalam budaya masyarakat Bengkulu.

Nuansa sastra Islam juga akan dihidupkan melalui kegiatan Live Sastra, berupa pembacaan syair-syair bernilai religius serta penuturan lisan yang sarat pesan moral. Sementara itu, panggung Musik dan Tradisi akan menyuguhkan kolaborasi berbagai kesenian etnik guna menambah semarak penyelenggaraan festival.

Nina menjelaskan, pemilihan Taman Budaya Kota Bengkulu sebagai lokasi pelaksanaan diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk-produk lokal. Ia optimistis Festival Syarafal Anam tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya daerah.

"Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat, budayawan, akademisi, hingga wisatawan untuk hadir menyaksikan dan memeriahkan festival ini. Destinasi wisata yang maju adalah destinasi yang ramah lingkungan dan konsisten menghidupkan seni budayanya sendiri," kata Nina.

Melalui Festival Syarafal Anam 2026, Pemerintah Kota Bengkulu berharap kesenian tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun dapat terus lestari, semakin dikenal masyarakat luas. Serta menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas budaya Kota Bengkulu di tingkat nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....