Prabawa Jadi Inovasi Unggulan Pemkot Bengkulu

  • 05 Agt 2026 08:22 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Program Praja Wibawa Pembina Warga (Prabawa) yang diinisiasi Pemerintah Kota Bengkulu mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA. Menurutnya, Prabawa merupakan sebuah inovasi yang patut diapresiasi karena menghadirkan pendekatan baru dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum dengan menempatkan personel Satpol PP secara langsung di setiap kelurahan.

Safrizal menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, selama ini, peran Satpol PP kerap dipersepsikan hanya sebatas penegakan peraturan daerah. Namun melalui Program Prabawa, fungsi Satpol PP diperluas menjadi mitra pemerintah dan masyarakat yang hadir untuk melakukan pembinaan, pendampingan, pencegahan, serta deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan warga.

Menurutnya, penempatan satu personel Satpol PP di setiap kelurahan merupakan strategi yang tepat untuk mempercepat koordinasi antara pemerintah dengan masyarakat. Dengan hadirnya petugas yang menetap dan mengenal kondisi wilayahnya, berbagai persoalan seperti gangguan ketertiban, konflik sosial, pelanggaran peraturan daerah, hingga potensi masalah lainnya dapat dideteksi lebih awal sehingga penyelesaiannya tidak harus menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar.

Ia juga menilai pendekatan yang diusung dalam Program Prabawa sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, yakni menghadirkan aparatur pemerintah yang lebih responsif, komunikatif, serta mampu membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui pola tersebut, kehadiran Satpol PP diharapkan tidak lagi dipandang sebagai aparat yang hanya melakukan penertiban, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan.

"Saya mengapresiasi Program Prabawa ini sebagai sebuah inovasi daerah, tantangan utamanya adalah konsistensi. Laksanakan program ini secara berkelanjutan, mudah-mudahan dalam satu hingga dua tahun ke depan persepsi masyarakat terhadap Satpol PP akan semakin baik," ujar Safrizal, Selasa 4 Agustus 2026.

Safrizal menegaskan bahwa tantangan terbesar dari sebuah inovasi bukanlah pada saat peluncuran, melainkan menjaga konsistensi pelaksanaannya. Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, dapat menjaga komitmen untuk menjalankan Program Prabawa secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Lebih jauh, Safrizal optimistis apabila program ini berjalan sesuai tujuan, maka dalam beberapa tahun ke depan akan terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap Satpol PP. Kepercayaan publik diyakini akan meningkat seiring semakin intensnya interaksi personel Prabawa dengan warga melalui pendekatan yang persuasif, humanis, dan mengedepankan penyelesaian masalah secara musyawarah.

Menurutnya, inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu bahkan memiliki peluang untuk menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia. Jika implementasinya berhasil dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ketenteraman masyarakat serta kualitas pelayanan publik, bukan tidak mungkin Program Prabawa akan menjadi salah satu praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....