Jelang Masa Tanam, Serapan Pupuk Subsidi Meningkat
- 31 Mei 2026 05:12 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara -Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Bengkulu Utara mencatat, serapan pupuk subsidi pada tahun 2026 ini terus berjalan. Terhitung dari bulan Januari 2026 hingga bulan Mei 2026 serapan pupuk NPK telah mencapai 33%
Sementara, serapan pupuk urea tercatat 520 koma 35 ton atau 29,97%. Sedangkan pupuk organik baru terserap 25 ton atau 3,20%.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Bengkulu Utara,Juwita Abadi mengatakan saat ini sebagian besar wilayah telah memasuki masa panen pertama. Setelah panen, petani akan kembali memasuki masa tanam kedua.
"Serapan pupuk subsidi pada tahun 2026 ini terus berjalan. Terhitung dari bulan Januari 2026 hingga bulan Mei 2026 serapan pupuk NPK telah mencapai 33% sedangkan urea sudah mendekati 30% menjelang masa tanam kedua," katanya.
Penebusan pupuk subsidi oleh petani di Bengkulu Utara saat ini alami peningkatan. Meningkatnya penebusan pupuk subsidi ini sejalan dengan dimulainya masa tanam kedua setelah panen raya beberapa waktu lalu.
Sebagian besar petani di Bengkulu Utara masih sangat bergantung pada pupuk subsidi. Selain dapat membantu menekan biaya produksi, pupuk subsidi juga dinilai berpengaruh terhadap hasil panen petani.
Terlebih saat ini harga pupuk subsidi alami penurunan yang cukup signifikan. Pemerintah berharap, pada musim tanam kedua serapan pupuk subsidi dapat terus meningkat dan dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.
"Lantaran banyak petani yang mulai menebus, membuat presentase penebusan menjadi meningkat. Semoga nanti mendekati masa tanam kedua serapan pupuk subsidi semakin meningkat," ujarnya.
Untuk ketersediaan pupuk subsidi, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyebut sisa alokasi masih tersedia dalam jumlah besar. Pupuk jenis urea stoknya masih ada 1.215 ton, NPK 1 ribu 616 ton dan organik 756 ton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....