Madrasah Memiliki Peran Strategis Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan
- 30 Mei 2026 18:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., bersama Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan Pengembangan SDM Dr. Ismail Cawidu, minggu lalu berkunjung ke Bengkulu dan menyapa siswa-siswi MAN 2 Kota Bengkulu serta ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.
Kegiatan kali ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama RI yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian lingkungan dan kepedulian terhadap alam. Antusiasme para siswa terlihat saat mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta turut ambil bagian dalam aksi cinta lingkungan tersebut.
Kehadirannya di sini menggemakan implementasi program Ecotheologi melalui gerakan “Kemenag ASRI”. Dengan melepas ratusan burung dan melakukan penanaman pohon dan kebersihan di lingkungan madrasah.
Diakuinya Pelepasan burung itu menjadi simbol kebebasan, keseimbangan ekosistem, sekaligus ajakan untuk menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama. Dalam kesempatan itu, Amin Suyitno menegaskan bahwa program ecotheology bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata untuk membangun kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan madrasah.
Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda melalui pembiasaan dan keteladanan. “Ecotheology harus menjadi budaya di madrasah.
Menjaga lingkungan adalah bagian dari implementasi nilai keagamaan dan bentuk rasa syukur atas ciptaan Allah SWT. Karena itu, kami ingin siswa madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam,” ujarnya. .24/05/2026.
Ia juga menekankan bahwa gerakan penghijauan dan pelepasan burung ke alam bebas harus terus digelorakan di seluruh satuan pendidikan madrasah. Langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan.
Selain itu ia juga melakukan penanaman pohon dan Dirjen Pendis juga berdialog langsung dengan para guru dan siswa mengenai pentingnya membangun budaya sekolah yang ramah lingkungan. Ia mengapresiasi upaya MAN 2 Kota Bengkulu dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan nyaman sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Sementara itu Kepala MAN 2 Kota Bengkulu, Dr. Rahayu, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Saefuddin, menyampaikan bahwa program ecotheology sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan moderasi beragama berbasis kepedulian terhadap lingkungan.
Madrasah di Bengkulu harus siap menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan. Ia berharap program ini kedepan dapat terus dilaksanakan berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....