Kreator Digital, Sadam Winaya: Mahasiswa Harus Berani

  • 05 Agt 2026 10:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Mahasiswa harus memiliki keberanian untuk berpikir kritis dan menyuarakan ketidakadilan dengan cara yang bertanggung jawab. Pesan tersebut disampaikan kreator konten digital sekaligus aktivis sosial Sadam Permana Winaya saat memberikan motivasi kepada 4.875 mahasiswa baru Universitas Bengkulu (Unib) dalam rangkaian PKKMB 2026, Selasa 4 Agustus 2026.

Sadam mengajak mahasiswa tidak hanya menjadi pembelajar di ruang kuliah, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang peka terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Menurutnya, keberanian menyampaikan gagasan, kepedulian sosial, dan kemampuan berpikir kritis menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Jangan takut menyuarakan ketidakadilan," ujar Sadam yang langsung mendapat sambutan antusias dari ribuan mahasiswa baru yang hadir di Gedung Serba Guna (GSG) Unib. Ia menegaskan bahwa kritik mahasiswa harus disampaikan secara santun, berbasis data, dan tetap mengedepankan etika akademik.

Dalam paparannya, Sadam menjelaskan bahwa perguruan tinggi merupakan tempat untuk melatih kemampuan menganalisis persoalan dan mencari solusi atas berbagai masalah bangsa. Mahasiswa juga didorong untuk berani mengambil peran dalam mengawal isu sosial, lingkungan, serta kemanusiaan.

Sadam menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian generasi muda, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penolakan terhadap pelecehan seksual, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengajak mahasiswa membangun budaya antikorupsi serta meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Suasana kegiatan semakin interaktif ketika Sadam berdialog langsung dengan mahasiswa yang membawa poster berisi pesan-pesan sosial. Ia mengapresiasi kreativitas mahasiswa baru dalam menyampaikan gagasan dan mengajak mereka memahami bahwa setiap aspirasi harus memiliki dasar pemikiran yang kuat.

Selain menanamkan kepedulian sosial, Sadam juga memotivasi mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan diri melalui organisasi, kegiatan akademik, maupun berbagai ruang kolaborasi. Menurutnya, pengalaman selama menjadi mahasiswa akan membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan menghadapi dunia setelah lulus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unib, Prof. Agustin Zarkani, mengapresiasi kehadiran Sadam Permana Winaya sebagai pembicara inspiratif dalam PKKMB 2026. Ia berharap materi yang disampaikan dapat mendorong mahasiswa baru menjadi generasi yang unggul, kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Kehadiran Sadam menjadi salah satu rangkaian pembekalan karakter bagi mahasiswa baru Unib sebelum memasuki kehidupan akademik. Melalui kegiatan tersebut, PKKMB 2026 tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, tetapi juga menanamkan nilai keberanian, kepedulian, dan tanggung jawab sosial kepada mahasiswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....