Drainase Rusak, Pemerintah Kota Bengkulu Segera Tindaklanjuti

  • 29 Mei 2026 17:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga . Keluhan warga di kota Bengkulu Berkaitan genangan air yang mengancam permukiman di Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas PUPR langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan lapangan setelah menerima laporan dari warga yang rumahnya terdampak banjir akibat luapan air saat hujan deras. Peninjauan dipimpin Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu sekaligus Ketua Tim URC, Agus Suhendra Wijaya.

“Kami langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Berdasarkan pemetaan di lapangan, curah hujan yang tinggi serta kapasitas drainase yang belum optimal menjadi penyebab utama robohnya pagar dan masuknya air ke rumah warga,” ujar Agus Rabu 26 Mei 2026.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi drainase dinilai belum mampu menampung debit air ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, aliran air meluap hingga masuk ke area permukiman warga. Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR Kota Bengkulu memastikan pembongkaran sekaligus perbaikan saluran drainase akan dilakukan pada 2026.

“Tahun ini juga kami akan melakukan pembukaan dan perbaikan saluran drainase di kawasan tersebut. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan warga Kota Bengkulu,” tegas Agus.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap penanganan tersebut dapat mengurangi risiko banjir . Sekaligus juga dapat mencegah kerusakan lebih lanjut di lingkungan permukiman warga, terutama saat curah hujan tinggi terjadi dan warga diimbau untuk selalu waspada dan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menghambat saluran air .

"Upaya yang dilakukan ini diharapkan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut di lingkungan permukiman warga. Terutama saat curah hujan tinggi terjadi dan warga diimbau untuk selalu waspada dan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menghambat saluran air ." Kata Agus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....