Indeks Ketimpangan Gender di Bengkulu Tahun 2025 mengalami Meningkat 0,39 Persen
- 29 Mei 2026 17:45 WIB
- Bengkulu
Dikatakannya, peningkatan IKG Provinsi Bengkulu 2025 dipengaruhi oleh dimensi kesehatan reproduksi, khususnya indikator melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF). Proporsi perempuan usia 15-49 tahun yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF) meningkat dari 0,048 persen pada 2024 menjadi 0,060 persen pada 2025.
Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Provinsi Bengkulu menunjukkan perbaikan yang konsisten pada dua dimensi yaitu pemberdayaan dan pasar tenaga kerja. Sementara itu, dimensi kesehatan reproduksi mengalami peningkatan pada proporsi ibu yang melahirkan di luar fasilitas kesehatan (MTF).
"Indikator melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF). Proporsi perempuan usia 15-49 tahun yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF) meningkat dari 0,048 persen pada 2024 menjadi 0,060 persen pada 2025." kata Win Rizal.
Ia mengatakan, terdapat dua indikator dalam dimensi kesehatan reproduksi, yaitu proporsi perempuan usia 15–49 tahun , yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF). Selain itu juga proporsi perempuan usia 15–49 tahun yang saat melahirkan hidup pertama berusia kurang dari 20 tahun (MHPK20).
"Peningkatan dimensi kesehatan reproduksi pada indikator MTF mengindikasikan penurunan akses atau pemanfaatan layanan kesehatan reproduksi, yang menjadi salah satu pendorong naiknya indeks ketimpangan gender secara keseluruhan di tahun 2025. "Ujar Win Rizal Rabu 26 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....