Cuaca Ekstrem, BPBD Provinsi Bengkulu menemukan 75 Titik Panas
- 25 Mei 2026 23:30 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu- Badan Penanggulangan Provinsi Bengkulu menemukan sebanyak 75 titik panas terdeteksi di empat kabupaten di Bengkulu saat cuaca panas ekstrem terus terjadi beberapa hari terakhir sehingga pihaknya mulai meminta daerah meningkatkan kesiapsiagaan sebelum kebakaran meluas.
Ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali muncul di Provinsi Bengkulu sehingga titik panas kini tersebar di Kabupaten Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, dan Kaur.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, kondisi di empat daerah itu sudah masuk kategori waspada.dan Keberadaan titik panas ini tentu harus diwaspadai sejak dini, terutama di empat kabupaten tersebut.
Dikatakanya, cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir dinilai memperbesar risiko kebakaran dan Di sejumlah wilayah, suhu siang terasa lebih menyengat dibanding biasanya yang Kondisi tersebut membuat lahan kering cepat terbakar.
Ia menjelaskan, antisipasi dini maka BPBD meminta pemerintah kabupaten dan kota agar tidak menunggu api membesar baru bergerak sehingga Kesiapsiagaan tim lapangan diminta diperkuat sejak sekarang, terutama di wilayah rawan lahan terbakar.
Menurut Khristian, titik panas yang mulai bermunculan menjadi sinyal awal yang tidak bisa dianggap sepele Apalagi Bengkulu pernah mengalami kebakaran lahan cukup luas saat musim kering memanjang.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Dalam kondisi cuaca panas ekstrem, api kecil bisa cepat melebar karena vegetasi kering dan angin.
"BPBD Provinsi Bengkulu terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. Hasil pemantauan sementara, cuaca panas diperkirakan masih terjadi hingga awal Juni 2026. " Kata Khristian.
Kris menyampaikan , hasil koordinasi menunjukkan beberapa wilayah diperkirakan masih mengalami cuaca panas ekstrem hingga awal Juni mendatang. Meskipun di beberapa daerah tetap berpotensi turun hujan ringan hingga sedang.
Selain itu, panas terus bertahan dan pencegahan lemah, titik panas yang saat ini baru terdeteksi bisa berubah jadi kebakaran terbuka dan dampaknya bukan hanya lahan terbakar, tetapi juga kabut asap dan gangguan aktivitas warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....