300 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bengkulu Diusulkan Dapat Bantuan BSPS
- 24 Mei 2026 20:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) mengusulkan sebanyak 300 unit bantuan bedah rumah kepada pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang layak dan sehat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bengkulu, Tony Harisman mengatakan usulan tersebut saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait jumlah kuota yang akan disetujui. Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh usulan dapat direalisasikan demi meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat.
“Kami mengusulkan sebanyak 300 unit rumah untuk program BSPS tahun 2026. Untuk jumlah yang nantinya disetujui, saat ini masih menunggu petunjuk dan keputusan dari pemerintah pusat,” ujar Tony Harisman, Minggu 24 Mei 2026.
Ia menjelaskan program bedah rumah akan diprioritaskan bagi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Beberapa kriteria penerima bantuan di antaranya rumah dengan lantai tanah, dinding papan, serta kondisi bangunan yang belum memenuhi standar kelayakan.
Menurut Tony, program BSPS menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman dan nyaman. Dengan kondisi rumah yang lebih layak, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat dan produktif.
Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, program tersebut juga dinilai mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat penerima manfaat. Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan pendataan agar bantuan nantinya tepat sasaran dan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.
Pemkot Bengkulu berharap program bantuan bedah rumah dapat terealisasi pada tahun 2026. Dengan dukungan pemerintah pusat, diharapkan semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu mendapatkan rumah layak huni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....