Bantuan RLTH di Bengkulu Utara Telah Tersalurkan, Pengerjaan Fisik Capai 40 Persen
- 27 Agt 2026 07:18 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengku Utara - Program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di Kabupaten Bengkulu Utara kini memasuki tahap pelaksanaan fisik. Sebanyak 31 unit rumah tidak layak huni (RLTH) yang didanai melalui APBD tahun 2026, telah menerima bantuan secara penuh.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bengkulu Utara Munadi mengatan setiap rumah penerima bantuan mendapatkan uang rehab sebesar 20 juta rupiah. Saat ini penerima manfaat kini telah mulai melakukan proses pembangunan dan perbaikan rumah.
Berdasarkan pantauan dilapangan hingga saat ini, progres fisik secara keseluruhan telah mencapai sekitar 40%. Pengerjaan peredaran rumah tidak layak huni ini terus dikebut agar selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
"Bantuan rehab rumah tidak layak huni sudah kita salurkan ya. Sekarang para penerima manfaat telah mulai melakukan perekaman pada rumahnya," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kepada RRI Rabu 27 Agustus 2026.
Selain yang didanai melalui APBD, program rehab rumah tidak layak huni ini juga berjalan di Kecamatan Enggano. Sebanyak 63 unit rumah tidak layak huni di Pulau Terluar tersebut mendapatkan bantuan yang bersumber dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Untuk tahap pertama, masing masing penerima telah menerima bantuan sebesar 10 juta rupiah. Sementara bantuan tahap kedua, akan dicairkan setelah proses pembangunan atau perbaikan rumah mencapai progres fisik 100%.
Dengan demikian, rehab rumah tidak layak huni tidak hanya berjalan di wilayah daratan Bengkulu Utara saja. Namun juga menjangkau masyarakat yang ada di kepulauan yakni Palau Enggano.
"Nah selain itu untuk di Pulau Enggano ada 63 unit rumah tidak layak huni yang menerima bantuan ini. Untuk sumber dananya yang di Pulau Enggano ini dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman," ucapnya.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara masih terus berupaya melakukan usulan program rumah tidak layak huni kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI. Terdapat 100 unit rumah yang diusulkan, saat ini para calon penerima bantuan masih dalam proses pembentukan kelompok penerima bantuan.
"Kita masih mengusulkan kembali kepada pemerintah pusat ya. Ini kita lakukan tujuannya agar ratusan rumah tidak layak huni di Bengkulu Utara bisa mendapatkan bantuan secara bertahap," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....