Dinsos Bengkulu Jaring 270 Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026
- 24 Mei 2026 13:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Sosial mulai menjaring calon siswa dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu jelang dimulainya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru 2026/2027 program Sekolah Rakyat Juli mendatang. Program ini disiapkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda mengatakan, penerimaan siswa tidak dilakukan melalui pendaftaran umum seperti sekolah biasa. Seluruh calon siswa dijaring langsung berdasarkan data masyarakat yang telah terverifikasi pemerintah.
“Untuk Sekolah Rakyat ini memang tidak membuka pendaftaran umum. Jadi calon siswa diperoleh melalui proses penjaringan langsung berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, khususnya anak-anak dari keluarga desil satu dan desil dua,” ujar Swifanedi, Sabtu 24 Mei 2026.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan total kebutuhan sekitar 1.000 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Namun pada tahap awal tahun 2026, jumlah calon siswa yang disiapkan baru sebanyak 270 orang.
“Untuk tahap awal ini kita baru menyiapkan sebanyak 270 calon siswa. Rinciannya masing-masing 90 siswa SD, 90 siswa SMP dan 90 siswa SMA. Nantinya jumlah ini akan terus bertambah secara bertahap sesuai kesiapan sarana dan kebutuhan program,” tutur Swifanedi.
sasaran program difokuskan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN). Dengan pola tersebut, pemerintah berharap program benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.
Saat ini proses penjaringan masih dilakukan oleh Tim PKH Dinas Sosial di seluruh kabupaten dan kota. Pemerintah menargetkan proses tersebut rampung pada awal Juni 2026 agar tahapan lanjutan dapat segera dilakukan sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Pemerintah juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan terhadap seluruh calon siswa yang terpilih. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental anak sebelum menjalani pendidikan berasrama.
Sekolah Rakyat dirancang menggunakan sistem pendidikan berasrama atau boarding school. Selain mendapatkan pendidikan formal, para siswa juga akan dibina dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, hingga pembinaan mental dan kepribadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....