Penyaluran Dana Desa Capai Rp149,56 Miliar, Mukomuko dan Bengkulu Utara Tertinggi
- 18 Mei 2026 21:30 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi penyaluran Dana Desa Tahun 2026 hingga pertengahan Mei mencapai Rp149,56 miliar. Capaian tersebut 39,66 persen dari total pagu Rp377,08 miliar untuk 1.341 desa di seluruh Provinsi Bengkulu.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, M Irfan Surya Wardhana, mengatakan capaian tersebut menunjukkan progres positif dalam percepatan penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II yang terus didorong melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, KPPN, serta aparatur desa. “Dana Desa menjadi instrumen penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi desa, mendukung pembangunan, ketahanan pangan, serta program prioritas nasional di tingkat desa,” ujar Irfan, Senin 18 Mei 2026.
Berdasarkan data DJPb, Kabupaten Mukomuko menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Bengkulu. Dari total pagu Rp42,60 miliar, realisasi penyaluran mencapai Rp38,62 miliar atau 90,67 persen. Sebanyak 148 desa telah menerima Dana Desa Tahap I dan 123 desa telah mencairkan Tahap II senilai Rp19,91 miliar.
Kabupaten Bengkulu Utara berada di posisi kedua dengan total realisasi Rp34,25 miliar atau 55,94 persen dari pagu Rp61,24 miliar. Sebanyak 200 desa telah menerima Tahap I, sementara 58 desa telah mencairkan Tahap II senilai Rp9,54 miliar.
Sementara itu, Kabupaten Kepahiang mencatat capaian 42,55 persen dengan realisasi Rp12,34 miliar, Bengkulu Selatan 39,30 persen sebesar Rp15,33 miliar, dan Bengkulu Tengah 38,30 persen senilai Rp14,69 miliar. Kemudian Kaur 31,21 persen sebesar Rp15,86 miliar, Seluma 26,03 persen sebesar Rp13,92 miliar, dan Lebong 17,54 persen dengan realisasi Rp4,51 miliar.
"Kabupaten Rejang Lebong menjadi satu-satunya daerah yang belum mencatatkan penyaluran Dana Desa. Sampai saat ini capaianya 0 persen," tuturnya.
Irfan menegaskan, keberhasilan Mukomuko dan Bengkulu Utara menjadi contoh bahwa percepatan administrasi, kesiapan dokumen, serta sinergi antar lembaga mampu mempercepat pencairan anggaran ke desa. “Kami berharap seluruh pemerintah daerah dapat menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk segera mempercepat proses penyaluran, sehingga manfaat Dana Desa dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Kanwil DJPb Bengkulu terus melakukan pendampingan kepada daerah yang realisasinya masih rendah, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal proses administrasi dan pelaksanaan program desa. Dengan percepatan penyaluran yang merata, pemerintah optimis Dana Desa dapat menjadi penggerak utama pembangunan desa, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....