BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Bengkulu Masih Diguyur Hujan
- 18 Mei 2026 13:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu memprediksi sebagian besar wilayah di Provinsi Bengkulu masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi secara tidak merata di sejumlah daerah.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, mengatakan potensi hujan masih dipengaruhi kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Sehingga dengan demikian, sejumlah wilayah masih akan diguyur hujan namun tidak merata.
“Untuk tiga hari ke depan, cuaca di wilayah Provinsi Bengkulu masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun hujan ini sifatnya tidak merata dan terjadi di beberapa wilayah tertentu,” ujar Tri, Senin 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, beberapa daerah yang diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan antara lain Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kepahiang, serta sejumlah wilayah lainnya, termasuk sebagian kawasan Kota Bengkulu. Menurut Tri, hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari, Meski sebagian besar masih dalam kategori ringan hingga sedang, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain hujan, BMKG juga memantau kondisi angin di wilayah Bengkulu yang bergerak dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 40 kilometer per jam. Kondisi ini dinilai masih cukup aman, namun tetap perlu menjadi perhatian terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir dan laut.
“Kecepatan angin saat ini berkisar 2 sampai 40 kilometer per jam. Kami mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi cuaca terkini, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut,” katanya.
Sementara itu, untuk kondisi perairan Bengkulu, tinggi gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 1,5 hingga 2 meter. Gelombang dengan kategori sedang tersebut dinilai masih berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran kapal kecil maupun nelayan tradisional.
BMKG mengingatkan nelayan agar berhati-hati saat melaut dan tidak memaksakan aktivitas jika kondisi cuaca memburuk. Selain itu, warga yang tinggal di kawasan rawan bencana juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, banjir genangan, maupun longsor di daerah perbukitan.
Tri menambahkan, masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca buruk lebih dini. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....