UINFAS Bengkulu Gandeng IKADIN, Siapkan Mahasiswa Syariah Hadapi Dunia Advokat
- 06 Mei 2026 19:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu menjajaki kerja sama strategis dengan DPD Ikatan Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu untuk memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang hukum dan advokasi, Rabu 6 Mei 2026. Langkah ini difokuskan pada penguatan keterhubungan antara dunia akademik dengan praktik profesi hukum secara langsung.
Pertemuan antara pihak kampus dan DPD IKADIN Bengkulu membahas peluang kolaborasi konkret bersama Fakultas Syariah. Fokus utama kerja sama diarahkan pada peningkatan keterampilan mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan profesi advokat.
Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairuddin, menilai sinergi dengan organisasi profesi menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan dunia kerja. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus memperoleh pengalaman praktik yang relevan.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan akademik dan dunia praktik. Kami berharap mahasiswa Fakultas Syariah dapat memperoleh pengalaman langsung serta wawasan yang lebih luas melalui keterlibatan dengan IKADIN,” ujar Khairuddin.
DPD IKADIN Bengkulu menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan hukum melalui berbagai program pendampingan. Bentuk kontribusi yang disiapkan mencakup pelatihan, pembinaan profesi, hingga praktik lapangan.
Ketua rombongan IKADIN Bengkulu, Evi Elvina Dwita, menyebut mahasiswa Fakultas Syariah memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia advokat. IKADIN ingin memastikan potensi tersebut didukung dengan pengalaman profesional yang memadai sejak masa pendidikan.
Kerja sama ini diharapkan membuka akses lebih luas bagi mahasiswa terhadap dunia hukum profesional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia hukum di Bengkulu. Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang lebih kompetitif dan siap bersaing di sektor advokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....