Gunungan Sampah Jadi Ladang Rezeki Pemulung Sebakul
- 13 Agt 2026 10:01 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebakul, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, tidak hanya menjadi persoalan lingkungan. Di lokasi tersebut, puluhan pemulung justru menggantungkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setiap hari, pemulung perempuan maupun laki-laki terlihat memilah sampah di antara tumpukan yang terus bertambah. Mereka mencari berbagai barang yang masih memiliki nilai jual, seperti botol plastik, kardus, besi, aluminium, hingga barang bekas lainnya.
Bagi para pemulung, sampah yang dianggap tidak berguna oleh sebagian masyarakat justru menjadi sumber penghasilan. Barang-barang yang dikumpulkan dipilah berdasarkan jenisnya sebelum kemudian dijual kepada pengepul.
Salah seorang pemulung, Misti, mengatakan aktivitas memilah sampah menjadi salah satu cara untuk memperoleh penghasilan dari barang-barang yang masih memiliki nilai ekonomis.
“Kami memilah barang-barang yang masih bisa dijual untuk mendapatkan penghasilan. Karena sampahnya semakin banyak dan menumpuk, kami harus lebih hati-hati saat mencari barang,” ujar Misti pada Rabu, 12 Agusus 2026.
Pemulung lainnya, Andi, mengatakan penghasilan yang diperoleh bergantung pada jumlah dan jenis barang yang berhasil dikumpulkan dalam sehari. Rata-rata, ia bisa mendapatkan sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000 per hari.
“Sampah yang masih bisa dijual kami pisahkan, seperti botol plastik, kardus, besi, dan aluminium. Kalau hasilnya banyak, penghasilan bisa sampai Rp200.000 sehari, tetapi kalau sedikit tentu lebih rendah,” kata Andi.
Lebih lanjut Andi menambahkan, aktivitas pemulungan berlangsung bersamaan dengan kegiatan pembuangan sampah di TPA Sebakul yang beroperasi mulai pukul 07.30 hingga sekitar pukul 20.00 WIB.
Ia berharap kondisi TPA dapat lebih tertata, serta fasilitas pendukung terutama alat berat dapat ditambah agar tumpukan sampah bisa dikendalikan dan aktivitas pemulung menjadi lebih aman.
Penulis : Zulkifli A Mahasiswa Magang UINFAS Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....