Serapan Dana Replanting Bengkulu Utara Tahun 2025 Capai 24,7M

  • 25 Apr 2026 10:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Sepanjang tahun 2025, serapan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP untuk program replanting di Bengkulu Utara mencapai 24,7 miliar rupiah. Anggaran ini menyasar 6 kelompok pekebun, dengan total luas lahan mencapai 412,8 hektare.

Kepala Bidang Pengembangan Dinas Perkebunan Bengkulu Utara Surya Mulyadi mengatakan nantinya setiap hektare mendapatkan dukungan sebesar 60 juta rupiah. Uang tersebut digunakan untuk peremajaan tanaman sawit, sehingga produktivitas kebun masyarakat dapat kembali optimal.

"Kalau untuk tahun 2025 serapan dana replanting kita mencapai 24,7 miliar rupiah. Ini untuk peremajaan tanaman sawit," katanya.

Surya Mulyadi menegaskan, Dinas Perkebunan memiliki peran penting dalam pengawasan. Selain itu juga sebagai pemantauan progres program replanting.

Pengawasan dilakukan melalui tim kemajuan fisik, yang secara rutin melakukan cross check di setiap bidang lahan. Pengecekan yang dilakukan ini mulai dari tahap awal pekerjaan, hingga program dinyatakan selesai.

"Kami tentunya punya peran mengawasi semua progresnya. Mulai dari pengerjaan awal sampai selesai," ucapnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang terserap benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Sekaligus menjaga agar program peremajaan sawit memberikan manfaat nyata bagi petani.

"Pengecekan dan pengawasan ini memang sangat penting. Untuk memastikan anggaran benar-benar digunakan sesuai peruntukannya," ujar Kepala Bidang Pengembangan Dinas Perkebunan Bengkulu Utara.

Replanting atau peremajaan sawit merupakan salah satu cara menjaga stabilitas produksi minyak sawit mentah (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) yang berkelanjutan. Peremajaan tersebut dilakukan kepada sawit yang sudah melewati usia produktif atau diatas 25 tahun untuk diganti dengan sawit muda yang memiliki produktivitas hasil yang lebih baik.

Peremajaan tanaman menjadi langkah krusial untuk kembali meningkatkan produktivitas kebun sawit. Pada tanaman yang telah berumur 25 tahun, produksi tandan buah segar kelapa sawit biasanya turun jauh di bawah potensi produktivitas optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....