Bamagnas Bengkulu Audiensi ke Kemenag,Dorong Penguatan Pembimas Kristen
- 09 Apr 2026 10:52 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamagnas) Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Bengkulu, pada 7 April 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi umat Kristen sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah.
Ketua DPD Bamagnas Bengkulu, Moses Sinaga, menyampaikan sejumlah harapan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan umat Kristen di Bengkulu. Salah satu poin utama yang diangkat adalah pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara Bamagnas dan Kanwil Kemenag.
Menurut Moses, Bamagnas sebagai wadah organisasi kemasyarakatan kekristenan memiliki peran strategis dalam menyalurkan aspirasi umat. Ia menyoroti perlunya pengadaan serta penguatan peran Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen di tingkat kabupaten dan kota. Saat ini, Pembimas Kristen baru tersedia di dua wilayah, yakni Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.
“Kehadiran Bamagnas diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi serta membangun sinergi yang harmonis, kuat, dan berkelanjutan antara instansi pemerintah dan organisasi keagamaan,” ujar Moses.
Ia juga menegaskan bahwa Bamagnas tidak mengambil peran pelayanan pastoral atau penggembalaan gereja, melainkan diisi oleh para profesional yang fokus pada isu-isu strategis, termasuk keberagaman dan keadilan dalam pembangunan keagamaan. Moses menilai masih terdapat miskomunikasi dalam pembangunan keagamaan yang memunculkan kesan ketimpangan, sehingga diperlukan forum sinergi untuk menyampaikan kebutuhan umat secara adil, termasuk pengadaan guru agama Kristen.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Saefuddin, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan majelis-majelis keagamaan, baik Kristen maupun Katolik, termasuk Bamagnas.
Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin akan terus dioptimalkan hingga ke tingkat Kemenag kabupaten dan kota. Tujuan utamanya adalah menciptakan kehidupan masyarakat Bengkulu yang harmonis, rukun, dan bebas konflik.
“Zero konflik bukan hanya sebatas konsep, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sosial sehari-hari, baik dalam pergaulan maupun interaksi antarumat beragama,” tegas Saefuddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bamagnas serta menegaskan kesiapan Kementerian Agama untuk terus hadir bersama seluruh umat beragama. Kemenag, lanjutnya, berkomitmen untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....