Satpol PP Bengkulu Tertibkan Pedagang Secara Humanis
- 06 Apr 2026 10:02 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu kembali melakukan penertiban pedagang di kawasan Pasar Minggu. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan dan teguran secara persuasif kepada para pedagang.
Para pedagang diminta untuk tidak lagi berjualan di bahu jalan maupun trotoar, dan diarahkan agar menempati lapak yang telah disediakan di dalam area pasar. Langkah ini dilakukan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan bahwa penertiban pasca Lebaran ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih mengedepankan sisi kemanusiaan. Hal ini dilakukan agar para pedagang dapat mengikuti aturan perda sesuai aturan.
“Kami tidak langsung melakukan tindakan tegas, tetapi lebih mengutamakan pendekatan persuasif. Petugas di lapangan memberikan pemahaman kepada pedagang agar mereka bersedia masuk ke dalam area pasar yang telah disediakan,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Menurutnya, selama satu bulan sebelumnya, para pedagang telah diberikan kelonggaran untuk berjualan sambil menyesuaikan diri. Oleh karena itu, saat ini pihaknya kembali mengingatkan agar aturan dapat dipatuhi bersama.
Ia menegaskan, langkah humanis ini diharapkan mampu membangun kesadaran pedagang tanpa harus menimbulkan konflik. Namun demikian, jika masih ditemukan pedagang yang tetap melanggar, pihaknya akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Pendekatan ini kami lakukan agar tidak ada gesekan di lapangan. Tapi kalau masih ada yang tidak mengindahkan, tentu akan ada penertiban sesuai ketentuan,” katanya.
Ke depan, Satpol PP Kota Bengkulu akan terus melakukan penataan di sejumlah pasar lainnya dengan metode serupa. Pemerintah berharap para pedagang dapat bekerja sama demi menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....