Satpol PP Kota Bengkulu Matangkan Pelepasan Personel PRABAWA

  • 21 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu mulai mematangkan persiapan pelaksanaan pelepasan Personel PRABAWA yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, Satpol PP menggelar rapat koordinasi yang dihadiri jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta panitia pelaksana.

Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis dan administratif guna menjamin kegiatan pelepasan personel berlangsung tertib, aman, dan lancar. Sejumlah hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain, kesiapan personel, perlengkapan pendukung, koordinasi antarbidang, hingga skema pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Melalui rapat persiapan ini, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga program PRABAWA dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Program PRABAWA sendiri merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kota Bengkulu melalui Satpol PP yang bertujuan memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, program ini dirancang untuk membantu mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial serta gangguan ketertiban umum sejak dini melalui pendekatan pembinaan dan pendampingan masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, sebelumnya menjelaskan bahwa PRABAWA merupakan singkatan dari Praja Wibawa Pembina Warga. Program tersebut menjadi langkah baru dalam memperluas peran Satpol PP yang selama ini dikenal sebagai institusi penegak peraturan daerah dan penjaga ketertiban umum.

“Prabawa adalah Praja Wibawa Pembina Warga, sebuah konsep kebaharuan yang dihadirkan Pemerintah Kota Bengkulu melalui Satpol PP. Selama ini Satpol PP dikenal sebagai penegak perda dan menjaga ketertiban umum, tetapi sekarang juga menjalankan fungsi pembinaan masyarakat,” kata Sahat, Selasa 21 Juli 2026.

Melalui program ini, satu personel PRABAWA akan ditempatkan di setiap kelurahan di Kota Bengkulu. Kehadiran petugas di wilayah binaan diharapkan mampu mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga.

Menurut Sahat, personel PRABAWA nantinya akan berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah. Mereka akan aktif berinteraksi dengan warga, memetakan kondisi sosial di lingkungan masing-masing, serta membantu mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Keberadaan PRABAWA juga akan melengkapi unsur pembinaan masyarakat yang selama ini telah dijalankan oleh TNI dan Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap koordinasi di tingkat kelurahan menjadi semakin kuat dan efektif. “Dulu di kelurahan ada lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sekarang ditambah Prabawa. Ini yang mungkin pertama di Indonesia,” ujar Sahat.

Ia menambahkan, kehadiran personel PRABAWA di setiap kelurahan akan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi berbagai potensi persoalan sosial, konflik warga, hingga gangguan ketertiban sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam memberikan solusi kepada masyarakat.

Pelepasan personel PRABAWA pada Agustus mendatang menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Bengkulu dalam memperkuat pelayanan publik berbasis kedekatan dengan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menghadirkan suasana lingkungan yang lebih aman, tertib, dan kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga di tingkat kelurahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....