Operasi Seblat Berakhir, Perlindungan Ditingkatkan

  • 03 Apr 2026 15:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Operasi Gabungan Merah Putih yang dilaksanakan di kawasan hutan Bentang Alam Seblat resmi berakhir setelah berlangsung selama 14 hari. Kegiatan ini digelar sejak 4 hingga 14 Maret 2026 dan mencakup wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi di kawasan hutan. Pendekatan persuasif juga dikedepankan melalui edukasi kepada masyarakat yang masih beraktivitas di dalam kawasan tersebut.

Selain itu, petugas melakukan penyuntikan terhadap 186 batang kelapa sawit yang ditanam secara ilegal di kawasan hutan. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya penertiban, sekaligus disertai pemasangan plang peringatan untuk menegaskan status kawasan hutan yang dilindungi.

Kepala Bidang Perencanaan Pemanfaatan Hutan dan KSDAE DLHK Provinsi Bengkulu, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa operasi difokuskan di dua titik utama. Lokasi tersebut meliputi Pos Komando Taktis Taman Wisata Alam Seblat serta Poskotik Ipuh I, Ipuh II, dan HPT Air Teramang.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menertibkan kawasan hutan dari aktivitas perambahan ilegal. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan fungsi hutan.

Samsul menambahkan bahwa operasi serupa direncanakan akan dilanjutkan dengan agenda penindakan tegas terhadap para pelanggar. Namun, jadwal pelaksanaan masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat karena seluruh pembiayaan bersumber dari kementerian.

Operasi gabungan ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Gakkum Wilayah Sumatera, BKSDA, DLHK Provinsi Bengkulu, serta dukungan dari pihak kepolisian dengan total puluhan personel. Dengan adanya operasi ini, diharapkan kawasan lanskap Seblat menjadi lebih tertib dan mampu melindungi habitat satwa liar, termasuk sekitar 18 ekor gajah yang masih hidup di kawasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....