Pemkot Bengkulu Gelar Musrenbang RKPD 2027

  • 02 Apr 2026 07:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Gedung Pendopo Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, Rabu 1 April 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dedy Wahyudi dan dihadiri oleh Ronny P. L. Tobing, Penjabat Sekda Medy Pebriansyah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu.

Musrenbang RKPD tahun 2027 mengusung tema “Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur, SDM, Ekonomi Inklusif, dan Daya Saing Investasi sebagai Penguat Landasan Kota Bengkulu yang Semakin Maju, Religius, Bahagia dan Berkelanjutan.” Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi wadah nyata dalam menampung aspirasi masyarakat dan merumuskan prioritas pembangunan yang tepat sasaran.

“Musrenbang jangan hanya dijadikan sebuah kegiatan formalitas, tapi harus betul-betul menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat, merumuskan prioritas pembangunan yang tepat sasaran. Serta menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah,” katanya, Rabu 1 April 2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi antara hasil Musrenbang dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, sebagian besar anggaran harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Saat penyusunan APBD 2026 saya sudah sampaikan ke anggota DPRD dan TAPD bahwa pelaksanaan APBD jangan melenceng dari Musrenbang. Sekitar 60 persen APBD itu harus betul-betul dilaksanakan untuk merealisasikan suara masyarakat,” ujarnya.

Dedy menambahkan, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama di Kota Bengkulu. Meski kondisi jalan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen dalam keadaan baik, pertumbuhan kawasan perumahan baru menjadi tantangan yang perlu diantisipasi.

Selain infrastruktur, sektor pariwisata juga menjadi fokus pengembangan daerah. Dedy menilai, potensi utama Kota Bengkulu terletak pada sektor tersebut.

“Kita di kota ini tidak mempunyai perkebunan, tidak punya pabrik, persawahan hanya sedikit, yang kita punya hanya pariwisata. Maka kita fokus juga pada pembangunan dan pengelolaan sektor pariwisata,” tuturnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Hj. Yuliswani menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan daerah yang harus tetap dilaksanakan dalam kondisi apa pun, termasuk di tengah efisiensi anggaran. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar target kinerja dapat tercapai secara optimal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....