Kinerja Perbankan Bengkulu Tumbuh Positif, Kredit UMKM Meningkat

  • 05 Mar 2026 19:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Stabilitas sektor perbankan di Provinsi Bengkulu secara umum masih terjaga. Dimana dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu menyebutkan kinerja perbankan di Provinsi Bengkulu menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini.

“Secara umum, kinerja perbankan di Bengkulu menunjukkan pertumbuhan yang baik, baik dari sisi aset, kredit, maupun penghimpunan dana masyarakat,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu, Ayu Laksmi Syintia Dewi dalam media update di Kantor OJK Bengkulu, Kamis 5 Maret 2026.

Secara agregat, total aset bank umum tumbuh 6,38 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit sebesar 5,58 persen serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 5,12 persen.

Penyaluran kredit di Bengkulu masih didominasi sektor konsumsi dengan porsi 53 persen, sementara kredit produktif mencapai 47 persen. Dari kredit produktif tersebut, 44 persen disalurkan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menunjukkan dukungan perbankan terhadap pengembangan usaha lokal.

Dari sisi likuiditas, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) bank umum di Bengkulu tercatat 163,11 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di level 86,44 persen. Kondisi ini menandakan perlunya penguatan sumber dana untuk menjaga keseimbangan likuiditas perbankan di daerah.

Sementara itu, lanjut Ayu, kinerja Bank Perkreditan Rakyat dan BPR Syariah (BPR/S) juga membaik. Tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap berada di bawah ambang batas yang ditetapkan.

Penyaluran kredit BPR/S didominasi sektor konsumsi sebesar 52 persen, diikuti kredit modal kerja 35 persen dan investasi 13 persen. Kredit lebih banyak disalurkan kepada sektor non-UMKM sebesar 57 persen, sedangkan UMKM memperoleh porsi 43 persen.

"Rasio LDR BPR/S tercatat 117,61 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 104,52 persen. Hal ini menunjukkan fungsi intermediasi BPR relatif stabil," kata Ayu.

Dengan tren positif kinerja perbankan di Bengkulu, Ayu berharap dapat terus berlanjut, terutama dalam mendukung pertumbuhan UMKM, menjaga stabilitas likuiditas, dan mendorong peningkatan kredit produktif. Sektor perbankan diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....