Bengkulu Targetkan Replanting Sawit 3.500 Hektare
- 26 Feb 2026 14:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan program peremajaan atau replanting kelapa sawit seluas 3.500 hektare pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat sekaligus mendukung peremajaan tanaman sawit yang sudah tidak produktif.
Lahan replanting tersebut akan tersebar di lima kabupaten, yakni Bengkulu Utara seluas 1.250 hektare dan Mukomukoseluas 750 hektare. Selain itu, program juga menyasar Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, dan Seluma, masing-masing seluas 500 hektare.
Program replanting ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi sawit petani. Pasalnya, banyak tanaman sawit di Bengkulu saat ini telah berusia di atas 25 tahun dan mengalami penurunan produktivitas secara signifikan.
Melalui peremajaan tanaman, produksi tandan buah segar diharapkan dapat kembali meningkat. Dengan demikian, pendapatan petani sawit juga diharapkan ikut terdongkrak dan lebih berkelanjutan.
Sementara itu, pada tahun 2025 lalu dari total usulan replanting seluas 1.882 hektare, hanya 779 hektare yang memperoleh rekomendasi teknis dari kementerian terkait. Hingga kini, pelaksanaan replanting untuk luasan tersebut masih menunggu informasi dan petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, menyebut percepatan proses di tingkat pusat sangat dibutuhkan. Ia berharap pemerintah pusat segera melakukan verifikasi dan menerbitkan rekomendasi teknis agar program dapat berjalan sesuai target.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi kunci agar target replanting 3.500 hektare pada 2026 tidak hanya berhenti sebagai rencana. Realisasi program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sawit dan memperkuat sektor perkebunan di Provinsi Bengkulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....