Wawali Bengkulu Turun Langsung Sosialisasikan SE Tentang Jam Malam Bagi Pelajar

  • 25 Feb 2026 07:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P.L Tobing, turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bengkulu tentang pemberlakuan jam malam bagi pelajar. Hal ini dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kapolresta Bengkulu, Rahmad Hidayat, dalam rangka Patroli Siaga Kamtibmas yang menyasar sejumlah titik rawan tempat berkumpulnya anak muda dan remaja pada malam hari. Patroli diawali dengan Apel Siaga Kamtibmas di Mako Polresta Bengkulu, kemudian tim gabungan bergerak menyusuri sejumlah lokasi, di antaranya Belungguk Point, Sawah Lebar, Kebun Tebeng, Danau Dendam Tak Sudah, Simpang Harapan depan Masjid Baitul Izzah, Pantai Panjang, Pantai Jakat, Kota Tuo hingga Rawa Makmur.

Di setiap titik yang didapati adanya aktivitas nongkrong, Wawali secara langsung memberikan sosialisasi sekaligus membagikan surat edaran tentang jam malam pelajar. Bagi yang masih berstatus pelajar, mereka diminta untuk segera pulang ke rumah.

Sementara bagi yang bukan pelajar, diimbau untuk turut menyampaikan informasi ini kepada keluarga, teman, maupun tetangga yang masih bersekolah agar tidak berada di luar rumah pada malam hari. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi kriminal geng motor dan tawuran pelajar.

“Hari ini kami apel Siaga Kamtibmas, apel gabungan oleh pihak Polresta. Kita dari pemerintah kota ikut bersama-sama turun langsung menghimbau, mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Bengkulu tentang adanya jam malam bagi anak-anak pelajar yang masih sekolah,” ujar Ronny.

Sementara itu, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menegaskan bahwa patroli serupa akan dilakukan secara rutin, terutama selama bulan Ramadan. Ia berharap dengan kolaborasi ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, termasuk antisipasi kenakalan remaja.

“Ini akan kita laksanakan secara rutin, khususnya dalam kegiatan bulan Ramadan ini. Kita juga sudah punya jadwal tersendiri. Tetapi nanti ke depan kita akan mencoba untuk berkolaborasi kembali bersama dengan tim-tim yang terlibat pada hari ini. Mulai dari Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran, semuanya. Kita ingin menciptakan Kota Bengkulu menjadi kota yang aman,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, diharapkan kebijakan jam malam pelajar dapat berjalan efektif serta menciptakan situasi yang kondusif di Kota Bengkulu. Sehingga kejadian yang tidak diinginkan seperti tawuran dan sebagainya bisa dihindarkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....