Harga Beras di Pasar Panorama Naik
- 05 Agt 2026 16:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga beras di Pasar Panorama Kota Bengkulu, mulai mengalami kenaikan per Juli 2026. Hal tersebut disampaikan pedagang yang ditemui RRI Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurut pedagang kenaikan harga dipengaruhi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan pasokan beras berkurang di pasaran, karena pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengambil beras dalam jumlah yang banyak dari petani atau agen besar. Selain itu, ongkos angkut dan biaya tenaga kerja yang dikeluarkan pedagang saat memasok barang ke toko dikatakan Ance juga dikonfersikan ke harga jual beras dari tingkat pedagang ke pembeli.
"Naik karena MBG, karena mereka ambil beras tidak dari pasar tapi dari petani langsung dan agen-agen besar. Selain itu minyak kendaraan, sekarang itu lebih sulit karena menggunakan mobil solar antrean minyaknya panjang, susah dapatnya," ujar Ance.
Hal sama juga disampaikan pedagang lainnya Afrizal. Selain karena masa panen di tingkat petani yang belum tiba juga dikarenakan kondisi cuaca yang mempengaruhi produksi padi.
"Sekarang ini kan belum panen, seperti di Lampung itu. Jadi berasnya sedikit," kata Afrizal.
Dari pantauan RRI, kenaikan harga beras yang terjadi berkisar di harga Rp2.000 sampai Rp3.000 per cupak atau per 1,5 kilogram. Contohnya untuk beras beras Dusun, Lebong, Padan Wangi, Lampung, Kembang Kol, dari harga Rp22.000 menjadi Rp24.000 per cupak atau mengalami kenaikan Rp2.000 per cupak.
Kenaikan harga beras ini diakui cukup memberatkan mastayarakat terutama di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu saat ini. Salah seorang pembeli, Suryani mengatakan kendati memaklumi kenaikan harga beras yang terjadi, namun dirinya berharap harga beras segera turun, sehingga bisa lebih terjangkau khususnya bagi masyarakat ekonomi menengah dan bawah. (Zaskia Anggun Junita)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....