Kasus ISPA Bengkulu Alami Penurunan

  • 03 Feb 2026 14:29 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mencatat penurunan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Data tersebut berdasarkan laporan yang diterima Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. 

Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 8.886 kasus ISPA di Kota Bengkulu. Sementara pada tahun 2025 jumlah kasus menurun menjadi 7.292 kasus atau berkurang sebanyak 1.594 kasus.

Penurunan ini dinilai sebagai perkembangan positif dalam upaya pengendalian penyakit menular. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena ISPA masih menjadi salah satu penyakit terbanyak.

Kelompok usia yang paling rentan terkena ISPA adalah balita dan usia produktif 19 hingga 59 tahun. Kasus ISPA tersebut dilaporkan dari seluruh wilayah Kota Bengkulu melalui 20 puskesmas.

Kepala Bidang (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Sri Martiana, mengatakan ISPA sangat mudah menular. Penularan dapat terjadi melalui batuk, bersin, hingga kontak dengan benda yang sering dipegang seperti dompet.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat sakit serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diminta rutin mencuci tangan, memastikan ventilasi rumah baik, serta menjaga pola makan bergizi dan istirahat cukup.

Sri Martiana menambahkan, Dinas Kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan untuk penanganan ISPA. Obat tersebut tersedia di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....