Pasca Penertiban :Pedagang Pasar Panorama Keluhkan Pungutan Lapak
- 28 Jan 2026 20:37 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu – Setelah adanya penertiban Pasar Panorama oleh pemerintah daerah, para pedagang kini sudah berjualan di dalam area pasar. Namun, kebijakan tersebut masih menuai keluhan dari sejumlah pedagang.
Selain meminta penataan pasar agar lebih tertib dan nyaman bagi pembeli, pedagang juga menyoroti adanya pungutan lapak yang dinilai melebihi tarif standar oleh oknum juru parkir. Salah satu pedagang Pasar Panorama, Raja, menilai besarnya biaya yang dipungut memberatkan pedagang kecil.
“Sore hari dari jam tiga sampai jam enam kami diminta uang sewa dua puluh ribu, sedangkan pagi hari dari jam enam sampai jam sembilan bisa sampai empat puluh ribu. Jumlah ini menurut saya terlalu besar, bahkan ada juru parkir yang mematok uang sewa per bulan,” ujar Raja.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menindak tegas juru parkir yang memungut biaya di luar ketentuan serta menertibkan juru parkir liar dan preman pasar yang meresahkan pedagang. Raja juga meminta agar penertiban dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan hanya berlangsung sementara.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pedagang lainnya terkait kondisi penataan Pasar Panorama yang dinilai belum optimal. Para pedagang berharap penataan lokasi berjualan dapat diperbaiki agar pasar terlihat lebih rapi dan pembeli merasa lebih nyaman saat berbelanja.
“Saya berharap pemerintah tidak hanya memindahkan pedagang ke dalam pasar, tetapi juga memperhatikan penataan tempat berjualan agar lebih rapi, sehingga pembeli bisa lebih nyaman untuk masuk dan berbelanja di Pasar Panorama,” kata Sarni.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merespons keluhan para pedagang dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penataan Pasar Panorama, termasuk pengawasan terhadap pungutan di dalam pasar. Dengan penertiban yang konsisten serta penataan yang lebih baik, para pedagang berharap aktivitas jual beli dapat kembali berjalan lancar dan Pasar Panorama menjadi ruang ekonomi yang aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. ( Siti Nabila)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....