Suasana Ramadan di Tanah Suci Penuh Khusyuk
- 28 Mar 2025 17:26 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Suasana Ramadan di Tanah Suci, terutama di Masjidil Haram, Mekah, dan Masjid Nabawi, Madinah, dipenuhi dengan kekhusyukan dan kehangatan spiritual. Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia memadati dua masjid suci ini untuk menjalankan ibadah puasa dan berbagai amalan Ramadan lainnya.
Dilansir dari Gulf News, Senin (17/3/2025), lonjakan jemaah ini terjadi di tengah upaya terkoordinasi untuk mengelola arus jemaah yang sangat besar selama bulan suci. Kepresidenan juga melaporkan lebih dari 5,5 juta umat Islam melakukan umrah pada periode tersebut.
Bahkan Arab Saudi mencatat rekor jemaah di Masjidil Haram, Makkah pada sepuluh hari pertama Ramadan 1446 H/2025 M. Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melaporkan lebih dari 25 juta orang salat di masjid tersuci di dunia itu.
Sejak awal Ramadan, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak pernah sepi dari jemaah. Mereka datang untuk melaksanakan salat tarawih, membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa. Suasana khusyuk dan penuh haru terasa di setiap sudut masjid.
"Berpuasa di Tanah Suci adalah impian setiap Muslim. Alhamdulillah, tahun ini saya diberi kesempatan untuk merasakan pengalaman spiritual yang luar biasa ini," ujar Arif, seorang jemaah Umroh asal Bengkulu.
Salah satu momen yang paling dinantikan oleh jemaah adalah waktu berbuka puasa. Ribuan hidangan berbuka puasa, seperti kurma, air zamzam, roti, dan makanan lainnya, disajikan secara gratis oleh para donatur. Suasana berbuka puasa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sangat meriah dan penuh kebersamaan.
"Berbuka puasa di sini rasanya sangat istimewa. Kami semua duduk bersama, berbagi makanan, dan berdoa. Suasana ini sangat menyentuh hati," kata Reni, Jamaah lainnya yang berasal dari Bengkulu.
Selain berpuasa dan beribadah di masjid, para jemaah juga memanfaatkan waktu Ramadan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Mekah dan Madinah. Mereka mengunjungi Jabal Uhud, Jabal Nur, Masjid Quba, dan tempat-tempat lain yang memiliki nilai sejarah tinggi dalam Islam.
Pemerintah Arab Saudi juga memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah selama Ramadan. Mereka menyediakan fasilitas yang nyaman, seperti tempat wudu, toilet, dan tempat istirahat. Petugas keamanan juga berjaga 24 jam untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Arab Saudi atas pelayanan yang luar biasa ini. Kami merasa sangat nyaman dan aman selama berada di Tanah Suci," ungkap Arif.
Suasana Ramadan di Tanah Suci memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para jemaah. Mereka berharap dapat kembali lagi ke Tanah Suci di Ramadan yang akan datang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....