Balai Buntar Kota Bengkulu Mendadak Menjadi Pusat Kuliner Ramadhan

  • 04 Mar 2026 10:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Suasana Ramadan di kawasan Balai Buntar, Kota Bengkulu, tampak semakin semarak dengan hadirnya pusat kuliner musiman yang ramai dikunjungi warga menjelang waktu berbuka puasa. Area tersebut dipadati puluhan lapak pedagang yang menawarkan beragam menu takjil hingga makanan berat, sehingga menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk berburu hidangan berbuka.

Salah satu pedagang caramel cheesecake puding, Neneng, mengatakan penjualannya meningkat selama Ramadan dibandingkan hari biasa. Kondisi ini didukung lokasi yang strategis serta jumlah pengunjung yang terus bertambah setiap harinya.

Ia mulai berjualan sejak pukul 15.00 WIB dan mencatat puncak kunjungan sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah itu, aktivitas jual beli perlahan menurun hingga akhirnya berakhir saat azan magrib berkumandang, menandai waktu berbuka puasa bagi para pengunjung.

“Penjualan saya meningkat selama Ramadan dibandingkan hari biasa karena lokasi di sini strategis dan jumlah pengunjung terus bertambah setiap hari. Saya mulai berjualan sejak pukul 15.00 WIB, biasanya ramai sekitar pukul 17.00 WIB, lalu aktivitas jual beli perlahan menurun hingga berakhir saat azan magrib berkumandang.” ujarnya

Namun, ia mengaku cuaca menjadi tantangan utama. Hujan deras dapat menghentikan aktivitas jualan, sementara cuaca terlalu panas juga menyulitkan karena produk puding yang dijual harus tetap dalam kondisi dingin.

Neneng menegaskan kenaikan harga bahan pokok tidak membuatnya menurunkan kualitas produk maupun menaikkan harga jual. Ia memilih mempertahankan kualitas demi menjaga kepercayaan pelanggan, sekaligus mengandalkan peningkatan omzet dari ramainya pengunjung untuk memperoleh keuntungan.

Menurutnya, kawasan Balai Buntar dinilai strategis karena memiliki area luas dan fasilitas parkir yang memadai. Lokasi ini awalnya menarik warga untuk berolahraga seperti jogging, lalu berkembang menjadi tempat favorit berbelanja kuliner. Popularitasnya juga meningkat setelah promosi di media sosial menjadi viral, sehingga semakin banyak pengunjung tertarik datang.

Selain itu, Pedagang es cendol, Edi, juga mengatakan dirinya telah berjualan selama tujuh bulan di kawasan Balai Buntar. Ia mengaku omzet penjualannya meningkat selama bulan Ramadan dibandingkan hari biasa.

Ia juga menyebut antusias pengunjung sangat ramai setiap hari menjelang waktu berbuka. Menurutnya, keramaian itu semakin terasa sejak pusat kuliner yang sebelumnya berada di depan kantor RBTV Bengkulu dipindahkan ke lokasi tersebut.

“Selama tujuh bulan saya berjualan di Balai Buntar, omzet meningkat saat Ramadan dibandingkan hari biasa karena pengunjung sangat ramai menjelang berbuka, keramaian semakin terasa sejak pusat kuliner yang sebelumnya berada di depan kantor RBTV Bengkulu dipindahkan ke sini,” ujarnya.

Selain memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang, keberadaan pusat kuliner Ramadan di Balai Buntar juga membawa suasana kebersamaan bagi masyarakat. Banyak warga datang tidak hanya untuk membeli hidangan berbuka, tetapi juga untuk berkumpul bersama keluarga dan teman sambil menunggu waktu magrib, sehingga kawasan tersebut menjadi ruang sosial yang hidup selama bulan suci. ( Elni )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....