81 Tahun RRI, Menjaga Suara Indonesia
- 10 Sep 2026 18:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Radio Republik Indonesia atau RRI memperingati hari jadinya setiap 11 September. Tahun ini, RRI memasuki usia ke-81 sejak didirikan pada 11 September 1945, dengan mengusung tema “Suara Indonesia, Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Sejak awal berdiri, radio memiliki posisi penting sebagai media penyebaran informasi kepada masyarakat. RRI kemudian berkembang menjadi bagian dari perjalanan bangsa, mengikuti perubahan kebutuhan pendengar dan perkembangan teknologi penyiaran.
Perjalanan tersebut turut membawa perubahan pada teknologi yang digunakan dalam penyiaran radio. Dari penggunaan gelombang AM hingga berkembangnya FM dengan kualitas audio yang lebih baik, teknologi radio terus beradaptasi agar informasi dan hiburan dapat diterima pendengar.
Memasuki era digital, cara masyarakat mendengarkan radio juga mengalami perubahan. Radio kini tidak hanya dapat diakses melalui perangkat penerima siaran, tetapi juga melalui streaming dan berbagai platform digital yang memungkinkan pendengar mengakses siaran dari lebih banyak tempat.
| Baca juga: Kenali Aturan Penggunaan Bendera Merah Putih |
Perubahan teknologi tidak serta-merta membuat radio kehilangan tempat. Justru, radio memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan dengan memadukan kekuatan siaran konvensional dengan berbagai bentuk konten digital.
Bagi RRI, perjalanan selama 81 tahun bukan hanya tentang mempertahankan keberadaan radio, tetapi juga tentang kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dari gelombang radio hingga ruang digital, RRI terus berupaya menghadirkan informasi dan menjadi ruang bagi beragam suara masyarakat Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 RRI pada 11 September 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan tersebut sekaligus menatap masa depan penyiaran. Dengan tema “Suara Indonesia, Berdaulat, Adil dan Makmur”, RRI melanjutkan perannya untuk tetap hadir bersama masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Sumber: Radio Republik Indonesia, Encyclopaedia Britannica.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....