Pendap Khas Bengkulu Menembus Pasar Luar Daerah
- 06 Agt 2026 16:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pendap, salah satu makanan tradisional khas Bengkulu, yang masih menjadi kuliner favorit masyarakat karena memiliki cita rasa rempah yang khas. Salah seorang perajin pendap, Emi, telah memproduksi makanan tersebut selama hampir enam tahun.
Dalam sehari, Emi menjual pendap dengan harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per bungkus. Penjualan rata-rata mencapai 20 hingga 30 bungkus per hari, namun jumlah produksi dapat meningkat saat permintaan tinggi.
Pendap dibuat menggunakan ikan yang dibungkus daun talas dan daun pisang. Bumbu yang digunakan terdiri atas cabai, kemiri, ketumbar, kelapa parut, dan kelapa goreng yang menjadi ciri khas cita rasanya.
Emi mengatakan kunci kelezatan pendap terletak pada penggunaan bumbu yang melimpah agar menghasilkan rasa yang lebih medok dan khas. "Kalau ingin rasanya benar-benar khas, bumbunya harus lebih banyak supaya lebih medok." Ujar Emi Rabu, 5 Agustus 2026.
| Baca juga: Sambal Jengkol Teri Pilihan Lauk Makan Siang |
Proses pembuatan pendap dimulai sejak pagi dengan menggiling seluruh bumbu hingga halus. Setelah dibungkus, pendap kemudian direbus selama kurang lebih enam jam agar bumbu meresap sempurna ke dalam ikan.
Saat momen tertentu seperti menjelang Hari Raya Idulfitri, jumlah produksi meningkat hingga sekitar 60 bungkus dalam sehari. Selain dipasarkan di Bengkulu, pendap buatan Emi juga dikirim ke Palembang, Batam, Lubuklinggau, dan Kabupaten Kaur, serta melayani pemesanan melalui media sosial maupun sistem COD.
Emi berharap pendap khas bengkulu semakin dikenal oleh masyarakar luas dan mampu menunjukkan bahwa kuliner tradisional Bengkulu masih memiliki daya saing dan diminati hingga luar daerah. Diharapkan promosi dan dukungan terhadap pelaku UMKM kuliner terus ditingkatkan agar pendap semakin dikenal luas serta mampu menjadi salah satu ikon kuliner unggulan Provinsi Bengkulu.(viki.p)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....