Empat Tanda Tantrum Anak Berkaitan dengan Kurang Tidur
- 07 Okt 2026 12:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Anak yang mudah menangis atau marah ketika lelah mungkin sedang kesulitan mengelola emosinya. Tantrum merupakan bagian normal perkembangan balita, tetapi kurang tidur dapat membuat anak lebih mudah kewalahan menghadapi kekecewaan kecil.
Dikutip dari laman kemkes.go.id pada Rabu, 7 Oktober 2026, tidur berperan penting dalam mendukung proses belajar, ingatan, dan pengaturan emosi anak. Ada empat pola yang dapat menjadi petunjuk bahwa kelelahan ikut memperburuk tantrum, meskipun kurang tidur bukan satu-satunya penyebabnya.
| Baca juga: Atur Pola Makan untuk Atasi Gejala GERD |
Tanda pertama adalah tantrum yang sering muncul pada waktu serupa setiap hari, terutama menjelang tidur siang atau malam. Ketika kelelahan meningkat, kemampuan anak menghadapi frustrasi dapat menurun sehingga persoalan sederhana lebih mudah memicu tangisan atau kemarahan.
Tanda kedua terlihat ketika reaksi anak terasa jauh lebih besar dibandingkan pemicunya, misalnya menangis hebat karena biskuit patah atau diminta memakai sepatu. Kondisi tersebut tidak serta-merta berarti anak berlebihan, karena rasa lelah dapat mengurangi kemampuannya menghadapi kekecewaan.
Tanda ketiga adalah anak lebih sulit ditenangkan meskipun orang tua sudah mencoba bujukan atau permainan kesukaannya. Saat terlalu lelah, anak bisa membutuhkan waktu lebih panjang untuk meredakan emosinya karena sudah merasa sangat kewalahan.
Tanda keempat dapat diamati ketika suasana hati anak membaik setelah mendapatkan tidur yang cukup. Jika anak kembali ceria, lebih mudah bekerja sama, dan lebih mampu menghadapi frustrasi, kelelahan mungkin ikut memengaruhi tantrum sebelumnya.
Saat tantrum terjadi, orang tua dapat tetap tenang, mendampingi anak, mengakui perasaannya dengan kalimat sederhana, serta menghindari ancaman atau ceramah panjang. Untuk mengurangi tantrum akibat kelelahan, penuhi kebutuhan tidur sesuai usia, pertahankan rutinitas tidur, dan konsultasikan dengan dokter jika gangguan tidur menetap atau disertai kesulitan bernapas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....