Atur Pola Makan untuk Atasi Gejala GERD
- 30 Sep 2026 18:54 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu - Pernah anda merasakan sensasi panas atau terbakar di dada yang menjalar hingga ke kerongkongan. Keluhan tersebut dapat menjadi salah satu tanda Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yaitu kondisi ketika isi lambung, termasuk asam lambung, naik kembali ke kerongkongan.
GERD berbeda dengan keluhan maag. Istilah “maag” umumnya digunakan untuk menggambarkan berbagai keluhan pada saluran pencernaan bagian atas, seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati. Sementara itu, GERD secara khusus berkaitan dengan refluks isi lambung ke kerongkongan.
Pola makan dan kebiasaan sehari-hari memiliki peran penting dalam membantu mengendalikan gejala GERD. Setiap orang dapat memiliki makanan pemicu yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali makanan dan kebiasaan yang membuat keluhan muncul atau bertambah berat.
Merangkum dari laman resmi Kemenkes RI berikut beberapa kebiasaan makan dan gaya hidup yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi kekambuhan gejala GERD.
- Kenali dan batasi makanan yang memicu gejala.
- Pilih makanan yang lebih ramah bagi pencernaan.
- Nikmati makanan secara perlahan.
- Hindari makan sampai terlalu kenyang.
- Atur waktu makan.
- Jangan langsung berbaring setelah makan.
- Jaga berat badan tetap sehat.
- Terapkan gaya hidup sehat.
Mengatur pola makan akan lebih optimal apabila disertai kebiasaan hidup sehat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Melakukan aktivitas fisik secara rutin
- Tidak merokok
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang;
- Menjaga waktu dan kualitas tidur;
- Mengelola stres dengan baik; dan
- Menghindari kebiasaan makan berlebihan.
Gejala GERD yang muncul sesekali dapat terjadi pada banyak orang. Namun, apabila keluhan sering berulang, semakin berat, mengganggu aktivitas atau tidur, atau tidak membaik meskipun sudah melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Segera mencari pertolongan medis apabila muncul nyeri dada yang berat atau tidak biasa, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, pusing, atau nyeri yang menjalar ke lengan, rahang, maupun punggung. Keluhan tersebut tidak boleh langsung dianggap sebagai GERD karena dapat merupakan tanda kondisi lain yang membutuhkan penanganan segera.
Mengelola GERD bukan berarti harus menghindari semua makanan favorit. Hal yang lebih penting adalah mengenali pemicu, mengatur porsi dan waktu makan, tidak langsung berbaring setelah makan, menjaga berat badan, serta menerapkan pola hidup sehat.
Setiap orang dapat memiliki respons yang berbeda terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu, kenali pola tubuh dan lakukan perubahan secara bertahap. Jika keluhan terus berulang atau semakin mengganggu, jangan menunda pemeriksaan agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....