Alasan Penting Hewan Peliharaan di Rumah Divaksin Rabies
- 05 Okt 2026 14:58 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Vaksinasi rabies pada hewan peliharaan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat menyerang hewan maupun manusia. Rabies merupakan penyakit akibat virus yang terutama ditularkan melalui gigitan atau paparan air liur hewan terinfeksi dan dapat berakibat fatal setelah gejala klinis muncul.
Dilansir dari laman mediacenter.palangkaraya.go.id, Anjing menjadi salah satu hewan yang berperan penting dalam penularan rabies kepada manusia di berbagai wilayah, meskipun hewan mamalia lain juga dapat terinfeksi. Karena itu, pemilik anjing perlu memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksin rabies sesuai jadwal yang ditetapkan oleh dokter hewan atau otoritas kesehatan hewan setempat.
Vaksinasi membantu membentuk perlindungan pada hewan sehingga risiko hewan tersebut terinfeksi dan menularkan rabies dapat ditekan. Program vaksinasi massal juga memiliki manfaat bagi masyarakat karena semakin banyak hewan yang terlindungi, semakin kecil peluang terjadinya penularan dalam populasi.
Selain vaksinasi, pemilik hewan perlu menjaga agar hewan peliharaan tidak berkeliaran tanpa pengawasan di lingkungan sekitar. Penggunaan tali, kandang yang aman, identitas hewan, dan pengawasan ketika berada di luar rumah dapat membantu mengurangi risiko kontak dengan hewan liar atau hewan lain yang tidak diketahui status kesehatannya.
| Baca juga: Pentingnya Membatasi Waktu Layar pada Anak |
Jika seseorang digigit atau dicakar hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, luka perlu segera dicuci dengan sabun dan air mengalir selama sekitar 15 menit kemudian mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin. Tenaga kesehatan akan menilai risiko paparan dan menentukan apakah korban membutuhkan vaksin rabies atau tindakan medis lainnya.
Masyarakat juga perlu melaporkan kejadian gigitan hewan yang mencurigakan kepada petugas kesehatan atau dinas terkait agar dapat dilakukan penanganan dan pengamatan terhadap hewan tersebut sesuai prosedur. Hewan yang menunjukkan perubahan perilaku ekstrem, produksi air liur berlebihan, kesulitan menelan, atau kelumpuhan perlu ditangani dengan sangat hati-hati dan tidak boleh didekati sembarangan.
Vaksinasi rabies pada hewan peliharaan bukan hanya bentuk perlindungan terhadap hewan tetapi juga bagian dari upaya melindungi keluarga dan masyarakat. Dengan vaksinasi rutin, pengawasan hewan, serta respons cepat terhadap kasus gigitan, risiko penularan rabies dapat ditekan secara bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....