Konsumsi Air Putih di Usia 50-an: Kebiasaan Sederhana yang sangat Penting
- 22 Sep 2026 14:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki usia 50-an, mencukupi kebutuhan cairan menjadi bagian penting dari pola hidup sehat karena tubuh dapat mengalami perubahan dalam kemampuan mempertahankan keseimbangan air. Penelitian berjudul “Hydration Status in Older Adults: Current Knowledge and Future Challenges” yang diterbitkan dalam Nutrients pada 2023 menyebutkan bahwa kelompok usia lanjut lebih rentan mengalami dehidrasi dan kondisi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai dampak kesehatan.
Salah satu alasan orang yang semakin tua perlu memperhatikan asupan cairan adalah rasa haus dapat berkurang seiring bertambahnya usia, sehingga seseorang tidak selalu merasa haus meskipun tubuh membutuhkan cairan. Tinjauan ilmiah “Hydration Status in Older Adults: Current Knowledge and Future Challenges” menjelaskan bahwa penurunan rasa haus dan perubahan fisiologis pada usia lanjut dapat meningkatkan kerentanan terhadap dehidrasi.
Bagi usia 50-an, air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari karena tidak mengandung gula dan kalori seperti sejumlah minuman berpemanis. Namun, kebutuhan cairan tidak harus dipenuhi hanya dari air putih karena total air juga berasal dari minuman lain serta makanan yang mengandung air.
Laporan “Dietary Reference Intakes for Water, Potassium, Sodium, Chloride, and Sulfate” dari National Academies menetapkan angka kecukupan atau Adequate Intake total air untuk laki-laki dan perempuan usia 51–70 tahun sebesar sekitar 3,7 liter per hari, tetapi angka tersebut mencakup air dari seluruh minuman dan makanan, bukan berarti seseorang harus minum 3,7 liter air putih. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda karena dipengaruhi aktivitas fisik, cuaca, pola makan, serta kondisi kesehatan.
Pada kondisi cuaca panas atau ketika melakukan aktivitas fisik, kebutuhan cairan dapat meningkat karena tubuh kehilangan air melalui keringat. Karena itu, orang berusia 50-an yang aktif berolahraga atau banyak beraktivitas di luar ruangan perlu lebih memperhatikan asupan cairan untuk menggantikan kehilangan tersebut.
Kebiasaan sederhana seperti menyediakan botol air di dekat tempat beraktivitas, minum secara berkala, serta mengonsumsi buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi dapat membantu menjaga asupan cairan sepanjang hari. Penelitian “Hydration Status in Older Adults: Current Knowledge and Future Challenges” juga menekankan pentingnya perhatian terhadap hidrasi karena dehidrasi pada orang lanjut usia masih sering kurang dikenali dan dapat berhubungan dengan hasil kesehatan yang kurang baik.
Meski demikian, konsumsi air secara berlebihan juga tidak diperlukan dan orang dengan kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal, jantung, atau yang mendapat pembatasan cairan dari dokter, sebaiknya mengikuti anjuran tenaga kesehatan. Bagi masyarakat usia 50-an secara umum, menjadikan air putih sebagai minuman utama dan membiasakan minum secara teratur dapat menjadi langkah praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....