Pentingnya Membatasi Waktu Layar pada Anak
- 15 Sep 2026 08:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan perangkat digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Televisi, telepon pintar, tablet, dan komputer dapat memberikan manfaat untuk belajar dan hiburan, tetapi penggunaannya tetap perlu dibatasi agar tidak menggantikan aktivitas penting lainnya.
Anak membutuhkan waktu untuk tidur, bergerak, bermain, belajar, dan berinteraksi secara langsung dengan keluarga maupun teman. Jika sebagian besar waktu dihabiskan di depan layar, kesempatan anak untuk melakukan berbagai aktivitas tersebut dapat menjadi lebih terbatas.
Penelitian Jing Lin yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics pada 2023 melakukan systematic review dan meta-analysis terhadap 42 penelitian dengan lebih dari 18.000 anak mengenai hubungan penggunaan layar dengan perkembangan bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa durasi penggunaan layar yang lebih tinggi berkaitan dengan kemampuan bahasa yang lebih rendah, sementara kegiatan menonton bersama orang dewasa dan konten yang sesuai dapat memberikan hasil yang lebih positif.
Karena itu, orang tua tidak hanya perlu memperhatikan berapa lama anak menggunakan perangkat, tetapi juga apa yang ditonton dan bagaimana perangkat tersebut digunakan. Konten edukatif yang sesuai usia dapat lebih bermanfaat dibandingkan penggunaan perangkat tanpa tujuan yang jelas.
Pembatasan waktu layar juga sebaiknya dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan usia anak. Orang tua dapat membuat aturan sederhana seperti tidak menggunakan perangkat saat makan, menjelang tidur, atau ketika sedang melakukan kegiatan bersama keluarga.
Anak juga perlu diberikan alternatif aktivitas yang menarik agar pembatasan layar tidak hanya dipahami sebagai larangan. Bermain di luar rumah, membaca buku, menggambar, bermain bersama teman, dan membantu kegiatan sederhana di rumah dapat menjadi pilihan pengganti.
Orang tua memiliki peran penting karena anak cenderung mengikuti kebiasaan yang mereka lihat di lingkungan keluarga. Dengan membuat aturan yang jelas sekaligus memberikan contoh penggunaan perangkat yang sehat, anak dapat belajar mengatur waktu layar secara bertahap.
Membatasi waktu layar bukan berarti melarang anak menggunakan teknologi sepenuhnya. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan agar teknologi tetap dapat digunakan untuk belajar dan hiburan tanpa mengurangi kebutuhan anak untuk tidur, bergerak, bermain, dan berinteraksi secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....