Cara Mengganti Waktu Tidur yang Terbuang karena Sering Begadang

  • 30 Sep 2026 18:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan begadang dapat membuat kebutuhan tidur tidak terpenuhi dan menyebabkan sleep debt atau utang tidur. Pada orang dewasa, kebutuhan tidur umumnya sekitar 7 jam atau lebih setiap malam, sehingga kekurangan tidur berulang dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, produktivitas, dan kesehatan secara keseluruhan.

1. Jangan mencoba membayar utang tidur sekaligus

Tidur lebih lama pada akhir pekan memang dapat mengurangi rasa kantuk, tetapi tidak sepenuhnya menggantikan manfaat tidur yang hilang secara rutin. Jika beberapa hari kurang tidur, berikan tubuh kesempatan untuk pulih dengan menambah waktu tidur pada malam berikutnya dan kembali membangun jadwal tidur yang teratur.

2. Majukan waktu tidur secara bertahap

Salah satu cara mengatasi kebiasaan begadang adalah memajukan waktu tidur secara perlahan, kemudian mempertahankan jam bangun yang relatif sama setiap hari. Jadwal tidur dan bangun yang konsisten membantu menjaga ritme biologis tubuh sehingga tubuh lebih mudah mengenali kapan waktunya beristirahat.

3. Manfaatkan tidur siang secara terbatas

Jika rasa kantuk sangat kuat pada siang hari, tidur siang singkat dapat membantu meningkatkan kewaspadaan untuk sementara. NHLBI menyarankan orang dewasa membatasi tidur siang hingga sekitar 20 menit, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur pada malam hari.

4. Kurangi kafein dan penggunaan gawai menjelang tidur

Kopi, teh, minuman berkafein, serta paparan cahaya terang dari perangkat elektronik dapat mengganggu proses tubuh untuk bersiap tidur. Sebaiknya gunakan waktu sekitar satu jam sebelum tidur untuk aktivitas yang lebih tenang dan hindari kafein pada sore atau malam hari.

5. Buat kamar lebih nyaman untuk tidur

Kondisi kamar yang tenang, sejuk, dan gelap dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung tidur berkualitas. Selain itu, aktivitas fisik secara rutin pada siang hari dan paparan cahaya alami juga dapat membantu menjaga ritme tidur-bangun tubuh.

6. Hindari pola begadang yang berulang

Mengganti waktu tidur yang hilang sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan tidur lebih lama sesekali, tetapi juga dengan mengurangi kebiasaan yang menyebabkan waktu tidur terus berkurang. Menetapkan jam tidur dan bangun yang konsisten, termasuk pada akhir pekan, dapat membantu mencegah utang tidur kembali menumpuk.

7. Perhatikan jika masalah tidur terus berlangsung

Jika seseorang tetap mengalami kantuk berat pada siang hari, sulit tidur, sering terbangun, atau masalah tidur berlangsung meskipun sudah memberikan waktu tidur yang cukup, kondisi tersebut sebaiknya dibicarakan dengan tenaga kesehatan. CDC juga menyarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika masalah tidur terus mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, waktu tidur yang hilang karena begadang tidak perlu “dibayar” sekaligus dalam satu malam, melainkan dipulihkan dengan memberikan tubuh waktu tidur yang cukup secara konsisten. Mengurangi begadang, memajukan jam tidur, menjaga jadwal tidur-bangun, dan menggunakan tidur siang secara terbatas dapat menjadi langkah untuk membantu tubuh kembali ke pola tidur yang lebih sehat.

Sumber : CDC – About Sleep

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....