Persiapan Ibu untuk Mencegah Batuk dan Flu pada Anak
- 28 Sep 2026 22:15 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjaga anak agar terhindar dari batuk dan flu membutuhkan persiapan serta kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten di rumah. Ibu dapat memulainya dengan memperhatikan kebersihan tangan, lingkungan rumah, asupan makanan, waktu istirahat, serta membatasi kontak anak dengan orang yang sedang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.
Salah satu persiapan penting adalah menyediakan fasilitas untuk menjaga kebersihan tangan, seperti sabun dan air mengalir, serta mengajarkan anak mencuci tangan dengan benar. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menyebutkan menyebutkan bahwa mencuci tangan dapat membantu mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit pernapasan, termasuk pilek dan influenza, terutama ketika dilakukan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah beraktivitas di luar rumah.
Ibu juga perlu membiasakan anak menerapkan etika batuk dan bersin, misalnya menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau bagian dalam siku, bukan telapak tangan. Kebiasaan tersebut penting karena virus pernapasan dapat menyebar melalui percikan saat seseorang batuk atau bersin maupun melalui tangan yang telah terkontaminasi, sehingga kebersihan tangan dan etika pernapasan menjadi bagian penting dalam pencegahan.
Kondisi rumah juga perlu diperhatikan dengan memastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik dan permukaan yang sering disentuh dibersihkan secara rutin. CDC merekomendasikan peningkatan kualitas udara, kebersihan permukaan, mencuci tangan, etika pernapasan, serta vaksinasi sebagai langkah untuk mengurangi penyebaran penyakit pernapasan pada anak.
Persiapan berikutnya adalah memastikan kebutuhan gizi dan waktu istirahat anak terpenuhi sebagai bagian dari pola hidup sehat. Selain itu, ibu dapat memantau kondisi anak setiap hari, terutama ketika terdapat anggota keluarga, teman sekolah, atau orang di lingkungan sekitar yang sedang mengalami batuk, pilek, atau demam, serta mengurangi kontak dekat ketika seseorang sedang sakit.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan kebersihan tangan dapat memberikan manfaat dalam mengurangi risiko penyakit pernapasan pada anak. Dalam penelitian terkontrol secara acak terhadap 1.341 anak usia 4–12 tahun di lima sekolah di Almería, Spanyol, selama delapan bulan, kelompok yang mendapat program cuci tangan, penggunaan hand sanitizer, dan edukasi memiliki risiko ketidakhadiran akibat infeksi saluran pernapasan atas 38 persen lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.
Selain kebiasaan sehari-hari, ibu perlu memperhatikan imunisasi anak sesuai rekomendasi tenaga kesehatan, termasuk vaksin influenza bila sesuai usia dan kondisi anak. CDC menyatakan vaksinasi influenza tahunan merupakan langkah utama untuk mengurangi risiko influenza dan komplikasinya, sementara anak berusia di bawah lima tahun, khususnya di bawah dua tahun, termasuk kelompok yang lebih berisiko mengalami komplikasi serius akibat flu. Dengan persiapan yang dilakukan sejak di rumah, ibu dapat membantu membangun lingkungan yang lebih sehat sekaligus mengajarkan anak kebiasaan yang dapat melindunginya dari berbagai penyakit pernapasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....